PENDIDIKAN

Institut STIAMI Gelar Kuliah Umum Bersama News Presenter TVOne Seera Safira

MONITOR, Jakarta – Public speaking, atau berbicara di depan umum, bukan hanya sekadar keterampilan, tetapi seni yang memadukan kata-kata, ekspresi, dan kepercayaan diri untuk menyampaikan pesan dengan dampak maksimal.

Keterampilan ini bukan hanya berguna dalam dunia bisnis dan akademis, tetapi juga menjadi sarana yang kuat untuk memotivasi, menginspirasi, dan mengubah pandangan orang.

Keterampilan berbicara tersebut salah satunya berguna untuk menjadi presenter TV yang menuntut keterampilan di depan kamera dan berkomunikasi dengan audiens luas.

Untuk menjadi news presenter di televisi, menurut News Presenter TVOne Seera Safira, S.I.Kom., M.M, diperlukan kombinasi keterampilan, dedikasi, dan kemampuan untuk beradaptasi.

Karena itu, pada kuliah umum ini Seera Safira mengajak beberapa mahasiswa untuk langsung melakukan praktek public speaking dengan membaca naskah berita dan mencoba belajar menjadi news presenter TV.

Tak hanya itu, praktek live report juga dilakukan oleh mahasiswa Manajemen Komunikasi Institut STIAMI dari Kampus A Bekasi “Penguasaan keterampilan berbicara adalah kunci utama. Presenter TV harus dapat menyampaikan informasi dengan jelas, lancar, dan menarik,” ujar Seera Safira dalam Kuliah Umum bertema ‘Public Speaking and How To Be News Presenter TVOne’ yang digelar Program Studi dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Manajemen Komunikasi Institut STIAMI.

Pembawaan materi yang lugas dari Seera Safira ternyata mampu memancing mahasiswa Institut STIAMI untuk berperan aktif dalam kuliah umum ini. Bahkan ketika sesi tanya jawab dibuka, banyak mahasiswa dengan antusias bertanya yang direspon Program Studi Manajemen Komunikasi dengan memberi hadiah bagi 3 penanya terbaik.

Pada saat yang sama, Produser TVOne Heru Sudinta, SE., MM yang menjadi moderator pada kuliah umum ini menjelaskan bila seorang presenter harus terus berlatih untuk dapat meningkatkan daya tarik dalam penyampaian pesan.

“Menguasai keterampilan berbicara di depan kamera memerlukan latihan dan pemahaman mendalam. Kita harus mampu menyesuaikan nada suara, dan menggunakan bahasa tubuh secara efektif. Dengan melakukan rutin dan  tepat dapat mengubah ketegangan menjadi kepercayaan diri, memungkinkan pesan disampaikan dengan jelas dan meyakinkan,” papar Heru Sudinta yang juga merupakan dosen Institut STIAMI.

Kuliah Umum bertema ‘Public Speaking and How To Be News Presenter TVOne’ ini digelar bersamaan dengan Soft Launching STIAMI TV. Acara yang dihadiri 400 peserta secara online dan offline ini diawali dengan sambutan dari Wakil Rektor Non Akademik Institut STIAMI, Dr. Hartono, SE., MM.

Ketua Program Studi S1 Manajemen Komunikasi Institut STIAMI, Dr. Saktisyahputra, S.I.Kom, M.I.Kom menjelaskan kalau presenter TV adalah pekerjaan yang menarik dan menantang karena memerlukan kombinasi keterampilan teknis, pengetahuan mendalam, dan kepribadian yang menarik.

“Karena itu, sebagai perguruan tinggi yang mengedepankan kualitas, Institut STIAMI akan terus memberi pendidikan berstandar tinggi untuk menciptakan generasi masa depan yang mumpuni agar mampu memberi sumbangsih dan berkreasi pada profesinya kelak,” pungkas Dr. Saktisyahputra.

Recent Posts

Kementerian UMKM Hadirkan Bursa Wirausaha Unggulan, Wujudkan Target 10 Juta Wirausaha Baru

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meluncurkan Bursa Wirausaha Unggulan sebagai…

15 menit yang lalu

Wamenaker: LKS Bipartit Sarana Penting dalam Mencegah Perselisihan Hubungan Industrial

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan bahwa Lembaga Kerja Sama (LKS)…

2 jam yang lalu

KOSMAK Laporkan Dugaan Rekening Rp170 Miliar Pejabat Minerba ke Kortas Tipikor

MONITOR, Jakarta - Koalisi Sipil Masyarakat Anti Korupsi (KOSMAK) melaporkan dugaan rekening bernilai lebih dari…

4 jam yang lalu

Mentan Amran Kawal Harga Telur Peternak, Model Sidrap Dinilai Layak Diterapkan Nasional

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat langkah perlindungan terhadap peternak ayam petelur menyusul…

5 jam yang lalu

Menteri Maman: Revisi UU UMKM untuk Perkuat Pelindungan dan Daya Saing UMKM

MONITOR, Jakarta - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menghadiri rapat kerja…

9 jam yang lalu

Hadapi Risiko Pekerjaan Tergeser AI, Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja

MONITOR, Jenewa — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengajak negara-negara anggota Asia Pacific Group (ASPAG), memperkuat…

9 jam yang lalu