BERITA

Di Lapas Perempuan, Muhammadiyah Minta Pemerintah Tegas Berantas Narkoba

MONITOR, Jakarta – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang UMKM, Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan Hidup, Anwar Abbas, memberikan perhatian besar terhadap kasus peredaran narkoba ditengah masyarakat.

Saat menghadiri Puncak Milad ke-95 Nasyiatul Aisyiyah di Lapas kelas II Pondok Bambu Jakarta, Anwar Abbas berkesempatan berdialog dengan sejumlah perempuan warga binaan. Sebut saja Mawar (nama samaran), warga binaan termuda berusia 19 tahun itu mengaku terjerat kasus narkoba di lingkungan sekolahnya.

Selain Mawar, ada Melati (41 tahun) yang sebelumnya menjadi pengedar narkoba. Ia melakukan aktivitas terlarang itu demi menafkahi keluarganya.

Anwar yang merupakan Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini geram atas fenomena tersebut serta menyoroti tingkah laku oknum aparat kepolisian yang acapkali turut terlibat dalam rantai peredaran narkoba.

“Saya geram. Tapi saya tidak marah dengan mereka (warga binaan). Justru disini Pemerintah seharusnya bisa tegas menghambat peredaran dan perdagangan narkoba, karena dampaknya ini akan panjang,” ucap Anwar Abbas di Lapas kelas II Pondok Bambu Jakarta, Jumat (21/7/2023).

Sebagai penceramah, Anwar Abbas mengajak seluruh warga binaan lapas untuk selalu mendekatkan diri dan terus menimba ilmu terutama ajaran agama selama berada di lapas. Apalagi ia melihat fasilitas rumah ibadah di lapas sangat memadai.

“Saya harap ibu-ibu warga binaan disini tidak mengabaikan ajaran agama, terlepas agamanya Islam, Kristen, Katolik dan lainnya. Sebab dengan seni, hidup lebih indah. Dengan ilmu, hidup lebih nudah. Dengan agama, hidup lebih terarah,” imbuhnya.

Dalam kesempatan ini, Anwar pun mengapresiasi kegiatan Nasyiatul Aisyiyah yang dilaksanakan di Lapas Perempuan. Diketahui, kegiatan bakti sosial Pasmina Plus ini meliputi agenda pemeriksaan kesehatan gigi dan pemeriksaan kesehatan umum oleh Tim RS Islam Jakarta Pondok Kopi. Selain itu, ada sesi Coaching Kesehatan Mental yang dimentori oleh Psikolog Pihasnawati.

Sebagai informasi, kegiatan puncak milad yang bertajuk “Perempuan Tangguh Mencerahkan Indonesia” ini dihadiri Bendahara PP Aisyiyah Rita Pranawati, Ketua Lapas Perempuan Kelas IIA Pondok Bambu Ade Agustina, Tim RSIJ Pondok Kopi, Tim Lazis Muhammadiyah, serta puluhan perempuan warga binaan Lapas kelas II Jakarta.

Recent Posts

Kasus Yogi Mentawai: Ombudsman Dorong Negara Kedepankan Pembinaan

MONITOR, Jakarta - Ombudsman Republik Indonesia menaruh perhatian terhadap perkara Yogi Gilang Arya Setia, warga…

5 menit yang lalu

Kuasa Hukum UIN Jakarta: Penataan SIP Pamulang Bagian dari Pengamanan Aset Negara

MONITOR, Jakarta - Kuasa Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Alwanih, S.H., M.H., menegaskan penataan dan…

11 menit yang lalu

Jelang ESDP 2027, Kemnaker dan IM Japan Perkuat Kesiapan Peserta Pemagangan Indonesia

MONITOR, Tokyo – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama International Manpower Development Organization (IM Japan) membahas kesiapan…

7 jam yang lalu

Menteri UMKM Pastikan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana Sumatera Tepat Sasaran

MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman memastikan Bantuan Presiden…

10 jam yang lalu

Danantara Indonesia Tinjau Integrasi Tiga Pilar Layanan Jasa Marga untuk Tingkatkan Customer Experience

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat integrasi tiga pilar layanan, yaitu layanan preservasi,…

17 jam yang lalu

Momentum Muktamar NU ke-35, HEBITREN Buka Jalan Investasi Peternakan Berbasis Pesantren

MONITOR, JOMBANG - Momentum Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas,…

17 jam yang lalu