HUMANIORA

Prof Rokhmin: Spirit Syekh Yusuf al-Makassari harus jadi Inspirasi Umat Islam

MONITOR – Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB Prof. Rokhmin Dahuri mengatakan bahwa spirit ulama lokal dan internasional Syekh Yusuf al-Makassari bisa menjadi inspirasi umat islam Indonesia untuk maju mengusai ilmu pengetahuan dan teknologi dengan semangat belajar.

Hal tersebut disampaikan mantan menteri Kelautan dan Perikanan itu saat memberikan tausiyah pada kuliah subuh Belajar dari Para Pejuang Bangsa “Syekh Yusuf Al-Makassari: Spirit Ulama Lokal dan Internasional”, diselenggarakan Akademi Hikmah secara daring, Rabu (24/5).

“Umat Islam Indonesia harus semangat membaca, menguasai ilmu dan menebarkannya seperti Syekh Yusuf. “Beliau juga seorang tarikat sejati, dan umat Islam mempersepsikan bahwa ahli tasawuf itu harus uzlah tidak mengurus dunia,” katanya.

Prof. Rokhmin Dahuri menyatakan, banyak salah tafsir kalau tarikat itu meninggalkan dunia, sementara dunia dikuasai oleh musuh-musuh Islam. “Syekh Yusuf adalah khuntum khaira ummat, di Afrika Selatan diakui kontribusinya, terhadap kebajian, kemajuan, akhlak mulia masyarakat Afrika Selatan.

Selain itu menurut Ketua Umum Masyarakat Akuakultur Indonesia (MAI) itu, Syekh Yusuf juga bisa menjadi inspirasi bagi seorang pemimpin yang baik dan tidak pernah berhenti belajar.

“Pemimpin yang baik terdapat pada tokoh seperti Syekh Muhammad Yusuf al-Makassari. Pertama, beliau adalah seorang yang penuntut ilmu, penguasa ilmu yang sejati,” jelasnya.

Rokhmin menuturkan bahsa saat ini dari indikator penguasaan IPTEK Negara-negara muslim berada di papan bawah. Itu paradoks yang luar biasa, padahal ayat pertama yang turun ke bumi perintah membaca.

“Dan bukankah kita tahu persis syarat gerbang pertama untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi adalah membaca,” tuturnya.

“Itulah tiga karakter, yang sekarang umat Islam berkurang menjalaninya. Pertama, membaca, menguasai ilmu, menebarkan ilmu, kedua menegakkan amar maruf nahi munkar, ketiga, hidup seimbang, utamanya dekat kepada Allah,” tegasnya.

Recent Posts

Integritas dan Meritokrasi Jadi Fondasi Budaya Baru Kementerian Haji dan Umrah

MONITOR, Bogor — Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan integritas dan meritokrasi…

5 menit yang lalu

Bedah UU Pesantren, Guru Besar UIN Jakarta: PDF Berhak Dapat Pengakuan dan Dukungan Setara Pendidikan Formal

MONITOR, Jakarta - Pendidikan Diniyah Formal (PDF) sebagai salah satu satuan pendidikan pesantren memiliki posisi…

1 jam yang lalu

Legislator Dorong Optimalisasi Pelindungan PMI Buntut 1.200 WNI Jadi Korban Sindikat Online Scam

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, menanggapi pemulangan lebih dari…

9 jam yang lalu

HAN 2026, Puan Tegaskan Anak Harus Terbebas dari Bullying dan Tumbuh di Ruang Aman

MONITOR, Jakarta - Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Ketua DPR RI Puan…

9 jam yang lalu

Kementan Dorong Kalimantan Selatan Sebagai Sentra Plasma Nutfah Varietas Tanaman Pangan

MONITOR, Banjarbaru – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat upaya pelestarian sumber daya genetik tanaman melalui…

12 jam yang lalu

Menaker: SDM Jadi Kunci Indonesia Emas 2045

MONITOR, Pelalawan — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci…

20 jam yang lalu