PENDIDIKAN

Ditjen Pendis Gandeng UUM Matangkan Kerjasama Program Double Degree

MONITOR, Jakarta – Dalam rangka penguatan sumber daya manusia pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam menyelenggarakan rakor penguatan kerjasama internasional di Bintaro (9-11/2/2023). Salah satu agenda yang sedang dibahas adalah pematangan persiapan kerjasama program akademik double degree dengan Universiti Utara Malaysia.

Dirjen Pendidikan Islam, Prof. M. Ali Ramdhani, pada saat menyampaikan arahan meminta pimpinan PTKIN yang akan mengawali program kerjasama dengan UUM ini harus dikelola dengan baik. Menurutnya, ini merupakan program besar yang menjadi pilot project Kementerian Agama.

Menurut Ali Ramdhani, Universiti Utara Malaysia (UUM) dipilih sebagai partner kerjasama karena UUM merupakan salah satu universitas dengan peringkat dan reputasi yang baik. Selain itu, sarana dan prasarana yang memadai, seperti fasilitas asrama yang baik, iklim yang bersahabat, dan lingkungan orang sekitar yang positif, ini akan membantu calon mahasiswa untuk kenyamanan dalam proses belajar.

Pada kesempatan yang sama Guru Besar UIN Sunan Gunung Djati tersebut juga menyampaikan bahwa akan menyelenggarakan program short course pengelolaan tata kelola perguruan tinggi yang baik ke luar negeri agar kampus PTKIN memiliki rekognisi secara internasional.

“Saya berharap bulan maret kita sudah bisa melakukan signing MoU dengan UUM, oleh karena itu mohon disiapkan dan di rancang MoU dengan baik agar bisa segera kita realisasikan”, pinta Ali.

Direktur PTKI, Prof. Ahmad Zainul Hamdi, menyatakan bahwa program ini adalah mimpi besar kita semua bagaimana PTKIN bisa menjadi perguruan tinggi yang terekognisi secara internasional. Bapak ibu memiliki tanggung jawab yang besar terhadap program ini.

“Pertemuan ini menjadi sangat penting untuk menciptakan peradaban kedepan, Kita semua akan membuat turning poin dalam sejarah pendidikan PTKIN di Indonesia”, jelas Prof. Inung panggilan akrabnya.

“Pada tahap awal, program akan dilaksanakan pada Empat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), yaitu UIN Ar Raniry Aceh, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN Mataram dan UIN Raden Fatah Palembang”, tambahnya.

Sementara itu Dr. Thobib AL Asyhar, Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama menyatakan bahwa Timnya terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak untuk kesuksesan program ini. “Selain itu Thobib juga meminta kepada PTKIN untuk menjaga komitmen dalam program kerjasama ini demi kemajuan PTKIN. Rencana penandatanganan MoU ini akan dilaksanakan pada bulan Maret 2023”, tambahnya.

Recent Posts

Menteri UMKM: LAKSMI Tingkatkan Graduasi Ekonomi Pengusaha Mikro Inklusif

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…

15 jam yang lalu

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

1 hari yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

1 hari yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

2 hari yang lalu

Menag Berhentikan Prof. Muzakki sebagai Rektor UIN Surabaya

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…

2 hari yang lalu

Wamenaker: Pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditargetkan Oktober 2026

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan bahwa pemerintah dan DPR RI…

2 hari yang lalu