Relawan Mak Ganjar Jatim berbagi sembako bagi para janda/ dok: Detiknews
MONITOR, Jember – Relawan pendukung Ganjar Pranowo yang mengatasnamakan Relawan Mak Ganjar Jawa Timur (Jatim) menggelar doa bersama untuk Indonesia di Dusun Langon, Desa Ambulu, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember.
Koordinator Wilayah Mak Ganjar Jatim Hariza Parwa menjelaskan dalam doa bersama yang mayoritas diikuti kalangan “emak-emak” itu mengharapkan figur pemimpin tepat agar Indonesia semakin maju.
“Emak-emak di Kabupaten Jember meyakini figur itu adalah Ganjar Pranowo yang punya banyak program merakyat selama menjabat Gubernur di Jawa Tengah,” katanya melalui keterangan tertulis yang diterima di Surabaya, dilansir dari Antara.
Hariza berharap ke depan Indonesia menjadi bangsa yang lebih maju dengan figur pemimpin terbaik dan relawan Mak Ganjar Jatim meyakini saat ini hanya Ganjar Pranowo yang menonjol, sehingga cocok didapuk sebagai pemimpin nasional.
“Kami mendoakan Indonesia agar mendapatkan pemimpin yang amanah, pemimpin yang benar-benar merakyat, dan pemimpin yang diinginkan rakyatnya. Dari hati kami, kami ingin Pak Ganjar Presiden 2024,” ujarnya.
Selain menggelar doa bersama untuk Indonesia, Mak Ganjar Jatim dalam kegiatan itu juga membagikan sembako kepada janda-janda yang membutuhkan di Dusun Langon.
Hariza berharap relawan Mak Ganjar ke depan dapat terus menggelar kegiatan yang menebar manfaat kepada masyarakat.
MONITOR, Labuan Bajo – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI Maman Abdurrahman meninjau…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan guru binaan. Fokus…
MONITOR, Tangerang Selatan - Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Ibnu…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mempercepat penguatan infrastruktur pengelolaan air dan limbah di kawasan…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyampaikan duka cita yang…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris mengkritik keras kebijakan Badan…