Kecelakaan KA Commuter Line dan KAJJ Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026).
MONITOR, Bekasi – Peristiwa kecelakaan tabrakan Kereta Api Commuter Line dan KA Jarak jauh Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) menghadirkan duka yang mendalam. PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan belasungkawa kepada korban.
KAI menyebut sejak awal kejadian, seluruh upaya difokuskan pada penanganan korban dengan mengutamakan keselamatan dan kondisi setiap penumpang.
Proses evakuasi dan penanganan juga dilakukan secara hati-hati, mengingat terdapat korban yang membutuhkan penanganan khusus. Setiap langkah dilakukan berdasarkan pertimbangan medis dan keselamatan agar proses berjalan optimal.
Tim gabungan yang terdiri dari KAI, Basarnas, tenaga medis, serta aparat terkait terus bekerja secara terkoordinasi di lapangan. KAI memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan maksimal, termasuk penjaminan biaya pengobatan bagi korban luka serta biaya pemakaman bagi korban meninggal dunia yang ditanggung oleh asuransi dan KAI.
Wakil Menteri Perhubungan RI, Suntana, menyampaikan bahwa Kementerian Perhubungan bersama seluruh pihak terkait terus melakukan penanganan secara intensif. Pembaruan informasi akan disampaikan secara berkala sebagai bentuk akuntabilitas kepada publik.
Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyampaikan bahwa berdasarkan data terbaru hingga pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia. Seluruh korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Sementara itu, sebanyak 84 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan. Penanganan korban dilakukan di sejumlah rumah sakit, antara lain:
RSUD Bekasi
RS Bella Bekasi
RS Primaya Bekasi
RS Mitra Plumbon Cibitung
RS Bakti Kartini
RS Siloam Bekasi Timur
RS Hermina Bekasi
RS Mitra Keluarga Bekasi Timur
RS Mitra Keluarga Bekasi Barat
KAI juga memastikan bahwa barang-barang milik pelanggan yang ditemukan di lokasi telah diamankan dan dikelola melalui layanan lost and found, bekerja sama dengan pihak kepolisian guna mendukung proses identifikasi serta kebutuhan penanganan lanjutan.
Untuk membantu keluarga korban, KAI telah menyiapkan Posko Tanggap Darurat dan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur. Masyarakat dapat memperoleh informasi melalui Contact Center KAI 121.
Sementara itu, operasional di Stasiun Bekasi Timur untuk sementara belum melayani naik dan turun penumpang. Perjalanan KRL dilayani hingga Stasiun Bekasi, sedangkan jalur hilir telah dibuka secara terbatas untuk operasional kereta api dengan pengaturan khusus.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, kembali menyampaikan duka cita dan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan dan keluarga korban.
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada korban meninggal dunia dan keluarga yang ditinggalkan, serta kepada seluruh pelanggan yang terdampak,” tambahnya.
“Fokus kami saat ini adalah memastikan setiap korban mendapatkan penanganan terbaik, keluarga memperoleh informasi yang dibutuhkan, dan seluruh proses berjalan dengan kehati-hatian serta koordinasi yang kuat,” pungkasnya.
MONITOR, Makassar – Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) terus mendorong percepatan implementasi…
MONITOR, Wina, Austria - Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Asep Saepudin Jahar menghadiri pertemuan internasional…
MONITOR, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan telah terjadi insiden operasional di wilayah…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memperkuat komitmennya dalam mengakselerasi pertumbuhan wirausaha industri baru melalui pengembangan…
MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, melantik pejabat pimpinan…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti kasus dugaan penganiayaan anak oleh pengelola…