Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono secara simbolis menyerahkan sebanyak 6.754 Kartu Identitas Anak (KIA) kepada anak-anak di Kota Depok.
MONITOR, Depok – Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono secara simbolis menyerahkan sebanyak 6.754 Kartu Identitas Anak (KIA) kepada anak-anak di Kota Depok. Terdiri dari 512 anak stunting dan 6.242 siswa TK, SD dan SMP.
“Hal ini membuktikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memberikan yang terbaik kepada masyarakat terhadap pelayanan-pelayanan, khususnya melalui Disdukcapil,” kata Imam Budi Hartono di Balai Kota, Senin (31/10/2022).
Dengan penyerahan tersebut, imbuhnya, menunjukkan bahwa Pemkot Depok senantiasa proaktif memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, dengan setiap anak memiliki KIA dapat membantu Pemkot Depok dalam menentukan dan mengambil arah kebijakan ke depan.
“KIA ini sangat penting karena dengan adanya KIA semua anak-anak di Kota Depok terdata. Ketika kita akan membuat kebijakan berbasis data, maka itu akan lebih bagus, ketimbang hanya mengira-ngira,” tandasnya.
Untuk ketahui, penyerahan KIA tersebut dalam rangka pemenuhan hak sipil anak-anak Kota Depok yaitu memiliki identitas penduduk berupa KIA. Sekaligus dalam rangka percepatan raihan kinerja cakupan kepemilikan KIA di Kota Depok Tahun 2022.
Serta mendukung program Pemkot Depok yaitu Depok Sukses Bebas Stunting Mewujudkan Kota Ramah Anak (D’Sunting Menara) dan Kota Layak Anak (KLA).
MONITOR, Jakarta - Proses pelepasan tiga jenazah korban kecelakaan pesawat air surveillance PK THT di…
MONITOR, Jakarta - Indonesia terlibat langsung dalam upaya perdamaian Gaza dengan ditandatanganinya piagam Board of…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil merespons positif adanya Pro dan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) dan Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) mengampanyekan pentingnya pencatatan…
MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyampaikan bahwa pemulihan infrastruktur digital…
MONITOR, Jakarta Selatan - Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla menyebut sekitar 75…