MONITOR, Jakarta – Rois Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta KH Muhyiddin Ishaq menegaskan bahwa segala aktivitas yang dilakukan oleh Gerakan Pemuda (GP) Ansor, khususnya di wilayah Ibu Kota, tetap berada dalam koridor organisasi dan dalam pengawasan langsung Nahdlatul Ulama.
“Saya ingin menyampaikan bahwa apa yang dilakukan oleh kader-kader Gerakan Pemuda Ansor masih dalam pengawasan dan koordinasi Nahdlatul Ulama. GP Ansor merupakan bagian dari keluarga besar NU, dan memiliki tugas mulia menjaga para ulama, kiai, dan marwah pesantren,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (20/10).
Lebih lanjut, KH Muhyidin Ishaq menjelaskan bahwa GP Ansor memiliki mandat moral dan ideologis untuk menjaga kehormatan alim ulama di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Namun demikian, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga akhlak dan etika dalam setiap tindakan.
“Saya mengingatkan kepada seluruh kader GP Ansor untuk senantiasa mengedepankan akhlakul karimah dalam bersikap. Jika terdapat hal-hal yang kurang tepat, saya tidak segan untuk memberikan teguran dan peringatan,” tegasnya.
PWNU DKI Jakarta berharap agar seluruh elemen keluarga besar NU, khususnya kader GP Ansor, terus mengutamakan langkah-langkah yang positif, solutif, dan menjunjung tinggi prinsip-prinsip Islam Ahlussunnah wal Jama’ah.
“Demikian maklumat ini kami sampaikan. Semoga menjadi pengingat dan motivasi untuk kita semua dalam menjaga harmoni, menjaga ulama, dan menjaga marwah jam’iyah Nahdlatul Ulama,” tutupnya.
MONITOR, Yogyakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menekankan pentingnya penguatan kompetensi dan kemampuan…
MONITOR, Vientiane, Laos – Anggota Komisi IV DPR RI sekaligus Menteri Kelautan dan Perikanan RI…
MONITOR, Medan - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia menegaskan komitmennya untuk melindungi para…
MONITOR, Medan – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperkuat upaya pemulihan ekonomi…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini menanggapi putusan Mahkamah Konstitusi…
MONITOR, Jakarta - Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya berbicara soal pentingnya revisi Undang-Undang…