Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama para driver ojek online
MONITOR, Sidoarjo – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan, sedikitnya Rp9,5 miliar potensi pajak akhir tahun ini didedikasikan untuk angkutan umum orang jenis mikrolet dan ojek online (ojol) melalui pemberlakuan kebijakan pembebasan pajak kendaraan bermotor (PKB).
Bagi Pemerintah Provinsi Jatim, kata Khofifah, berbagai ikhtiar untuk meringankan beban masyarakat akan dimaksimalkan.
“Jadi, bagi mikrolet dan ojek online (ojol) yang belum menikmati kebijakan bebas pajak seratus persen ini segera daftarkan kendaraannya di Kantor Bersama (KB) Samsat setempat,” ucap Khofifah saat meninjau Kantor Samsat Sidoarjo, Rabu (21/9/2022) lalu.
Sementara bagi masyarakat umum lainnya, lanjut Khofifah, program pemutihan yang telah dilaksanakan sejak April hingga 30 September ini juga akan tetap berjalan hingga 15 Desember mendatang.
“Pemutihan ini meliputi pembebasan sanksi administratif PKB dan bebas Bea Balik Nama kedua dan seterusnya,” imbuh mantan Menteri Sosial ini.
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat kompetensi dan pelindungan pekerja sebagai respons terhadap…
MONITOR, NTT - Kementerian Agama menyalurkan bantuan berupa 1.000 school kit dan 16 Temporary Learning Space…
MONITOR, Jakarta - Dalam upaya memperkuat kerja sama akademik internasional dan pemahaman lintas budaya, Universitas…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memfasilitasi mediasi antara mitra pemasaran selaku…
MONITOR, Medan — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Kementerian UMKM) memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui…