Salah satu petugas yang diduga dari Panwascam Tapos terlihat hadir memenuhi panggilan tim penyidik Kejari Depok, Jumat (10/06/2022). (Foto: Boy Rivalino)
MONITOR, Depok – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok makin serius mengungkap kasus dugaan tindak pidana korupsi dana hibah Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Depok tahun 2020, sebesar Rp 15 miliar.
Usai memeriksa 5 petugas Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) pada Rabu (08/06/2022), penyidik kembali memanggil sejumlah orang untuk dimintai keterangan.
Belum diketahui pasti siapa saja yang diperiksa dan berjumlah berapa.
Namun, dari pantau dan penelusuran MONITOR di Kejari Depok hingga Jumat (10/06/2022) pukul 11.30, setidaknya ada 2 orang yang diduga dari Panwascam Tapos dan Pancoran Mas, terlihat telah hadir memenuhi penggilan tim penyidik untuk dilakukan pemeriksaan.
Sebelumnya, sebanyak 5 petugas Panwascam di kota Depok telah diperiksa penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok pada Rabu (08/06/2022) siang.
Namun, dari pantauan yang dilakukan, hanya 3 petugas Panwascam yang telah hadir memenuhi panggilan untuk dikakukan pemeriksaan.
Tiga orang yang diperiksa tersebut adalah ketua, bendara dan sekretaris di salah satu Panwascam di Kota Depok.
Kehadiran ketiga petugas Panwascam tersebut pun dibenarkan oleh Ketua Bawaslu Kota Depok, Luli Barlini. Menurutnya, pemanggilan yang dilalukan menindak lanjuti periksaan yang dilakukan Kejari Depok sebelumnya.
“Itu terkait sambungan pemeriksaan kemarin, meminta keterangan,” kata Luli Barlini dikonfirmasi MONITOR, Rabu (08/06/2022).
“Iya (pemanggilan terkait dana hibah 15 miliar pada Pilkada 2020) untuk meminta keterangan saja,” pungkasnya.
MONITOR, Labuan Bajo – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI Maman Abdurrahman meninjau…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan guru binaan. Fokus…
MONITOR, Tangerang Selatan - Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Ibnu…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mempercepat penguatan infrastruktur pengelolaan air dan limbah di kawasan…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyampaikan duka cita yang…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris mengkritik keras kebijakan Badan…