Ilustrasi Taman Ismail Marzuki (TIM)
MONITOR, Jakarta – Taman Ismail Marzuki (TIM) akan dijadikan sebagai salah satu lokasi untuk rangkaian Jakarta Hajatan. Area pusat kesenian dan kebudayaan yang berlokasi di Cikini Raya, Jakarta Pusat itu akan dibuka secara bertahap mulai 3 Juni mendatang.
Pembukaan TIM ini sekaligus menyambut HUT ke-495 Kota Jakarta. VP Corporate Secretary Jakpro, Nadia Diposanjoyo, mengatakan nantinya akan ada gelaran pameran arsitektur hingga pameran karya seni, seperti lukisan, patung, kain, mixed media, dan sebagainya.
Selanjutnya, akan ada pula agenda pemutaran film, workshop, dan diskusi perihal seni rupa. Dalam hal ini, Jakpro akan melibatkan berbagai pihak.
“Kami akan melibatkan Komisi Arsip & Koleksi Dewan Kesenian Jakarta (DKJ), Institut Kesenian Jakarta (IKJ), sejumlah sanggar binaan Dinas dan Sudin Kebudayaan DKI Jakarta, serta kolaborator lainnya,” terang Nadia.
Berbagai agenda tersebut akan digelar di sepanjang bulan Juni mendatang, mulai tanggal 3 sampai 30 Juni 2022, pukul 09.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. Sementara itu, dalam rentang waktu tersebut, beberapa agenda workshop maupun diskusi akan terselenggara dengan berkolaborasi bersama sejumlah pihak yang terlibat.
Adapun lokasi TIM yang akan digunakan, antara lain Gedung Panjang lantai 1, 2, dan 3, Area Plaza TIM, serta atap gedung parkir. Informasi program dan waktu pelaksanaan dapat dipantau melalui akun Instagram @wajahbaru_tim.
MONITOR, Jakarta - Suasana khidmat menyelimuti kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Sabtu malam, 1…
MONITOR, Yogyakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menekankan pentingnya penguatan kompetensi dan kemampuan…
MONITOR, Vientiane, Laos – Anggota Komisi IV DPR RI sekaligus Menteri Kelautan dan Perikanan RI…
MONITOR, Medan - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia menegaskan komitmennya untuk melindungi para…
MONITOR, Medan – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperkuat upaya pemulihan ekonomi…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini menanggapi putusan Mahkamah Konstitusi…