BERITA

Pakai Gothil, Erick Thohir Dukung Reog Ponorogo Diakui Dunia

MONITOR, Jakarta – Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan Indonesia memiliki keragaman budaya yang luar biasa. Bahkan, dia mengatakan kelebihan itu membuat negara lain iri.

Salah satu keragaman yang menjadi primadona Indonesia adalah kesenian reog. Dia menyatakan komitmennya untuk membuat reog diakui oleh dunia.

“Kami dari kementerian BUMN mendukung bagaimana reog ini menjadi diakui dunia. Ini milik Ponorogo,” ujar Erick.

Erick berkata bahkan ada negara yang meniri kesenian reog. Selain itu, ada juga negara yang mencuri reog.

“Indonesian wave. Itu yang kami mau untuk Indonesia. Kebudayaan Indonesia ini sangat beragam, semuanya berkelas. Patut ditengok seluruh dunia,” ujarnya.

Recent Posts

Fase Pemulangan Gelombang I Berakhir, 95.178 Jemaah Haji Indonesia Telah Diterbangkan ke Tanah Air

MONITOR, Makkah - Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M memasuki hari ke-56. Seiring berjalannya…

4 jam yang lalu

Tahun Baru Islam 1448 H Momentum Hijrah Bangsa Menuju Integritas, Keadilan, dan SDM Unggul

MONITOR, Jakarta – Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah hendaknya tidak dimaknai sekadar sebagai pergantian…

6 jam yang lalu

Kekeringan Meluas, Puan Ingatkan Pemerintah Siaga Air Bersih dan Antisipasi Dampak di Sektor Pangan-Kesehatan Warga

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah menyiapkan langkah antisipatif menyusul prediksi…

16 jam yang lalu

Sambut 1448 H, Menag Ajak Hijrah dari Sikap Curiga ke Saling Percaya

MONITOR, Jakarta - Menyambut Tahun Baru 1 Muharam 1448 Hijriah, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar…

17 jam yang lalu

Kemenperin Percepat Industri 4.0, Dua Perusahaan Dapat Pendampingan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memacu percepatan transformasi digital sektor manufaktur nasional sebagai langkah…

1 hari yang lalu

Harga Obat Terancam Naik Buntut Pelemahan Rupiah, DPR Dorong Kemandirian Farmasi Nasional

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai…

1 hari yang lalu