POLITIK

Mahfuz Sidik Bekali Anggota DPRD Partai Gelora Seni Komunikasi dan Strategi Politik Hadapi Pemilu 2029

MONITOR, Jakarta – Sekretaris Jenderal Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Mahfuz Sidik, menegaskan pentingnya kemampuan komunikasi politik dan pengelolaan dinamika kekuasaan bagi para anggota DPRD dari Partai Gelora. Pembekalan tersebut diberikan dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Nasional ke-2 Anggota Legislatif (Aleg) Partai Gelora yang ditutup di Jakarta, Senin (15/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Mahfuz menyampaikan bahwa seluruh kader Partai Gelora yang duduk di DPRD kabupaten/kota maupun provinsi telah mendapatkan pemahaman mengenai seni berkomunikasi, termasuk terkait pengelolaan keuangan daerah dan optimalisasi program pemerintah daerah di tengah tantangan ekonomi dan situasi krisis saat ini.

Menurut Mahfuz, kemampuan komunikasi merupakan modal utama bagi seorang aktor politik dalam menjalankan tugas dan fungsi legislatif secara efektif.

“Saya coba refleksikan dengan pengalaman pengetahuan yang saya dapatkan ketika 15 tahun menjadi anggota DPR RI. Kita perlu memahami bahwa politik itu memiliki aktor, dan seorang aktor politik memiliki seni berkomunikasi,” kata Mahfuz.

Mantan Ketua Komisi I DPR RI itu menjelaskan bahwa seni komunikasi harus terus diperbarui seiring perkembangan zaman dan kemajuan teknologi informasi. Hal tersebut menjadi semakin penting di era digital ketika masyarakat dapat memantau langsung kinerja para wakil rakyat melalui berbagai platform digital.

Karena itu, Mahfuz meminta seluruh anggota DPRD dari Partai Gelora untuk aktif menyampaikan aktivitas dan capaian kerjanya kepada masyarakat.

“Apapun yang bapak ibu lakukan sebagai anggota dewan, pastikan semua itu terkomunikasikan kepada publik, kepada masyarakat luas, dan kepada konstituen,” ujarnya.

Mahfuz juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam komunikasi politik dengan menyampaikan fakta dan kebenaran kepada masyarakat.

Ia mendorong seluruh anggota DPRD Partai Gelora untuk memanfaatkan media sosial seperti Instagram, Facebook, X, dan TikTok sebagai sarana komunikasi publik yang efektif. Menurutnya, kehadiran di media sosial dapat membantu menyampaikan ide, gagasan, serta perjuangan politik yang dilakukan demi kepentingan masyarakat.

Selain seni berkomunikasi, Mahfuz menekankan pentingnya membangun jejaring politik yang luas. Ia meminta kader Partai Gelora untuk menjalin hubungan baik tidak hanya dengan sesama anggota fraksi, tetapi juga dengan lintas partai politik serta para pejabat daerah.

“Perbanyaklah kawan dalam politik. Teman kita bukan hanya satu fraksi atau satu partai, tetapi juga lintas partai dan pejabat pemerintahan,” tegasnya.

Dengan jejaring yang kuat, aspirasi masyarakat dan gagasan yang diperjuangkan Partai Gelora diyakini dapat lebih mudah diwujudkan menjadi kebijakan yang memberikan manfaat bagi publik.

Dalam kesempatan tersebut, Mahfuz juga membahas pentingnya memahami seni pertarungan politik atau power game yang menjadi bagian tak terpisahkan dari proses demokrasi. Menurutnya, dinamika politik yang muncul dalam organisasi maupun pemerintahan harus dikelola secara bijak agar menghasilkan keputusan yang konstruktif.

“Kalau dinamika itu bisa dikelola dengan baik, maka kemampuan untuk mengelola power game yang lebih besar juga akan semakin baik,” katanya.

Untuk memperkuat kapasitas para kader, DPP Partai Gelora melalui Koordinator Bidang Pengelolaan Pejabat Publik Hadi Mulyadi akan melakukan pendampingan kepada 73 anggota DPRD Partai Gelora di tingkat kabupaten/kota dan provinsi dalam menghadapi Pemilu 2029.

Mahfuz optimistis pendampingan tersebut akan meningkatkan kesiapan kader dalam membaca situasi politik di daerah serta mempertahankan bahkan menambah jumlah kursi Partai Gelora di berbagai tingkatan legislatif.

Ia menambahkan, sebagaimana disampaikan Ketua Umum Partai Gelora sekaligus Wakil Menteri Luar Negeri RI Anis Matta, partainya menargetkan peningkatan perolehan kursi pada Pemilu 2029, termasuk menembus parlemen nasional dan memperoleh kursi di DPR RI.

“Partai Gelora optimistis pada Pemilu 2029 tidak hanya menambah kursi di DPRD kabupaten/kota dan provinsi, tetapi juga berhasil mengirimkan wakilnya ke Senayan,” pungkas Mahfuz.

Recent Posts

OASE III PTKIN 2026 Berakhir Gemilang: Bukti Kampus Islam Siap Bersaing di Kancah Sains dan Teknologi Global

MONITOR, YOGYAKARTA — Ajang bergengsi Olimpiade Agama, Sains, dan Riset Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri…

9 jam yang lalu

Belajar dari Kampus Peringkat Kedua Nasional THE, PTKIS Perkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal

LPM UIN Sunan Kalijaga Berbagi Strategi Implementasi SPMI Berdasarkan Permendiktisaintek Nomor 10 Tahun 2026 MONITOR,…

1 hari yang lalu

Soroti 7 Persoalan Tata Kelola, Rokhmin Dahuri Dorong Reformasi Cagar Biosfer Indonesia

MONITOR, Wakatobi - Pengakuan UNESCO terhadap suatu kawasan sebagai cagar biosfer tidak otomatis menjamin keberhasilan…

1 hari yang lalu

Hasil Ubinan BPS, Panen Padi di Cirebon Tembus 9,2 Ton per Hektare berkat Aplikasi Pureplant

MONITOR, Cirebon - Hasil panen padi petani di Blok Makam Kidul, Desa Ujunggebang, Kecamatan Susukan…

1 hari yang lalu

Stafsus Menag Sambangi Ponpes Hamalatul Qur’an Sukoharjo, Tawarkan Trauma Healing untuk Santri

MONITOR, Sukoharjo – Kementerian Agama (Kemenag) RI menegaskan komitmennya untuk hadir memberikan pelayanan, pembinaan, dan…

3 hari yang lalu

OASE III PTKIN 2026 Resmi Dibuka Menag, Dorong Integrasi Sains dan Nilai Agama

MONITOR, Yogyakarta - Ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam…

3 hari yang lalu