Categories: HUMANIORA

Orasi Ilmiah Wisuda ke-126, Prof Rokhmin ajak UNP wujudkan Indonesia Emas 2045

MONITOR, Padang – Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB University Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.S memberikan orasi ilmiah pada Upacara Wisuda ke-126 Universitas Negeri Padang bertempat di Auditorium Kampus UNP Air Tawar Padang pada Minggu (20/3/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan itu mengajak civitas akademika atau keluarga besar UNP dan para alumni dalam mewujudkan Indonesia Emas pada 2045 yakni (1) lulusan yang unggul, (2) hasil penelitian (invensi dan inovasi) yang berguna bagi pembangunan ekonomi dan kehidupan bangsa Indonesia serta umat manusia, dan (3) perbaikan dan pengembangan kapasitas, etos kerja, dan akhlak masyarakat dan aparat pemerintah (ASN).

“Hasil penelitian dari perguruan tinggi mestinya menghasilkan informasi ilmiah sebagai dasar bagi pihak pemerintah, swasta (industri) maupun masyarakat dalam menyusun perencanaan dan pengambilan keputusan pembangunan atau bisnis; invensi yang menjadi inovasi teknologi maupun non teknologi,” katanya.

“Selain itu, hasil penelitian dari perguruan tinggi mestinya juga menghasilkan informasi ilmiah dalam bentuk publikasi ilmiah di jurnal ternama (terbaik) pada bidang ilmunya, baik di tingkat nasional maupun internasional dan semakin meningkatkan Iman dan Taqwa (Imtaq) para peneliti dan manusia menurut agama masing-masing,” jelasnya.

Duta Besar Kehormatan Jeju Island Korea Selatan itu menuturkan bahwa setiap insan, tak terkecuali wisudawan UNP (Universitas Negeri Padang) yang diwisuda pada hari ini, mendambakan kehidupan yang sukses dan bahagia. Lebih dari itu, sebagai warga negara dan warga dunia yang baik, seorang alumni Perguruan Tinggi (PT) yang sukses juga diharapkan turut berkontribusi signifikan bagi terwujudnya Indonesia Emas.

“Untuk menjadi alumni yang berhasil dan UNP menjadi Universitas Kelas Dunia atau World Class University (WCU), kita mesti memahami kondisi kehidupan dan status pembangunan bangsa kita saat ini, dan Peta Jalan (Road Map) Pembangunan Bangsa Menuju Indonesia Emas pada 2045. Selain kondisi dan status pembangunan sekarang (existing development status), Peta Jalan Pembangunan Bangsa yang tepat dan benar juga mesti mempertimbangkan potensi dan permasalahan pembangunan, dan dinamika peradaban global,” terangnya.

Prof Rokhmin menegaskan bahwa pemahaman mengenai segenap informasi pembangunan tersebut seyogyanya menjadi dasar bagi para alumni dan UNP pada khususnya, dan rakyat Indonesia pada umumnya, untuk mengidentifikasi dan memetakan kebutuhan pembangunan dan jenis pekerjaan karakteristik SDM (Sumber Daya Manusia), sistem pendidikan, riset, inovasi, dan informasi yang dibutuhkan untuk masa kini maupun masa depan.

Secara khusus, Prof. Rokhmin, menyampaikan dalam kaitannya dengan pembangunan Agro-Maritim, UNP mesti membuka Prodi (Program Studi) bahkan Fakultas baru yang relevan dengan IPTEK dan expertise (keahlian) yang dibutuhkan untuk pembangunan Agro-Maritim dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas, paling lambat pada 2045.

“Program Studi atau Fakultas baru itu antara lain adalah Nano-Bioteknologi Kelautan, Coastal and Ocean Engineering, Energi Kelautan, Teknik Perkapalan, Manajemen Pelabuhan dan Logistik Maritim, Pariwisata Bahari, dan Industry 4.0 Maritim,” jelasnya.

Recent Posts

Kemenhaj Minta Jemaah Umtah Tenang Atas Terdampaknya Penerbangan Akibat Abu Vulkanik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan,…

5 jam yang lalu

Kementan Ajak Alumni Peternakan Jadi Penggerak Hilirisasi dan Kesejahteraan Peternak

MONITOR, Purwokerto – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak perguruan tinggi, alumni, dan dunia usaha memperkuat kolaborasi…

5 jam yang lalu

Panen Demplot Pupuk Hayati Cair Organik di Kabupaten Bandung Naikkan Produksi Padi

MONITOR, Bandung – Para petani di Ciparay Kabupaten Bandung sumringah. Produksi padi yang menerapkan pupuk…

8 jam yang lalu

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

MONITOR, Yogyakarta - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Republik Indonesia menekankan pentingnya penguatan pelindungan…

12 jam yang lalu

Prodi K3 Polteknaker Raih Akreditasi Unggul dari LAM-PTKes

MONITOR, Jakarta - Program Studi Sarjana Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker)…

1 hari yang lalu

Kemenhaj Gelar CAT PPIH 2027 Non Nakes Serentak, Gandeng BKN untuk Perkuat Transparansi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah menggandeng Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam pelaksanaan Computer…

2 hari yang lalu