HUKUM

Lima Eks Petinggi Garuda Diperiksa soal Korupsi Pengadaan Pesawat

MONITOR, Jakarta – Tim penyidik tindak pidana khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) telah memeriksa lima eks petinggi PT Garuda Indonesia dalam perkara dugaan korupsi pengadaan pesawat udara jenis ATR 72-600 dan CRJ 1000.

“Tim jaksa pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda bidang Tindak Pidana Khusus (JAMPidsus) Kejagung melakukan pemeriksaan terhadap 5 orang saksi terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) dalam pengadaan pesawat di PT. Garuda Indonesia (persero) Tbk Tahun 2011-2021,” ujar Kapuspenkum Kejagung, Leonard Eben Ezer dalam keterangannya, Rabu (23/2/2022).

Ia mengatakan, kelima eks petinggi Garuda Indonesia yang diperiksa, yakni berinisial NA selaku Senior Manager Head Office Accounting PT Garuda Indonesia (persero), Tbk Tahun 2012, IR selaku Komisaris PT. Garuda Indonesia (persero) Tbk. Tahun 2014, ATS selaku Direktur Niaga PT Garuda Indonesia (persero) Tbk Tahun 2016.

Kemudian saksi berinisial NS selaku Direktur Marketing dan Teknologi Informasi PT Garuda Indonesia (persero) Tbk Tahun 2017, dan NPL selaku Direktur Layanan PT Garuda Indonesia (persero) Tbk Tahun 2018.

Sejumlah saksi diperiksa terkait mekanisme pengadaan pesawat Garuda Indonesia jenis ATR 72-600 dan CRJ 1000 yang diduga merugikan negara triliunan rupiah.

Lebih lanjut dikatakan Leonard, bahwa
pemeriksaan terhadap eks petinggi Garuda Indonesia sebagai saksi untuk dimintai keterangan tentang suatu perkara pidana korupsi yang dialami sendiri dan diketahui secara langsung.

“Guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi dalam pengadaan pesawat udara pada PT Garuda Indonesia (persero) Tbk,” tuturnya.

Sebelumnya diketahui, sejumlah mantan Komisaris PT Garuda Indonesia telah diperiksa tim penyidik tindak pidana khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam perkara korupsi pengadaan pesawat jenis ATR 72-600 dan CRJ 1000 di perusahaan pelat merah tersebut.

Sejumlah eks Komisaris PT Garuda Indonesia itu diperiksa sebagai saksi dalam perkara korupsi proyek pengadaan pesawat di PT Garuda Indonesia.

Bahkan, tim jaksa penyidik pidsus Kejagung telah memeriksa adik konglomerat Chairul Tanjung sebagai saksi terkait penyidikan perkara dugaan korupsi pengadaan pesawat Garuda Indonesia

Recent Posts

Terima Kunjungan BPK Australia, Puan Bicara Soal Pendekatan Adaptif Hadapi Ancaman Siber dalam Tata Kelola Negara

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menerima kunjungan delegasi Australian National Audit Office…

4 jam yang lalu

Sidang Perdana Uji Formil UU Polri Digelar, Pemohon Minta MK Nyatakan Pembentukan UU Polri Cacat Formil

MONITOR, Jakarta - Mahkamah Konstitusi menggelar sidang pendahuluan pengujian formil Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2026…

6 jam yang lalu

Metode PM-AAS Dongkrak Produksi Padi Sukabumi, Kementan Percepat Swasembada Pangan Berkelanjutan

MONITOR, Sukabumi – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperluas penerapan metode Pertanian Modern Advance Agriculture System…

6 jam yang lalu

Di Hadapan Puan, PM Modi Kutip Pernyataan Sukarno Soal RI-India Terikat Hubungan Darah dan Budaya

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM) India,…

7 jam yang lalu

Buka ICLJ 2026, Menko Yusril: Hukum Harus Hadir Melindungi Kelompok Rentan

MONITOR, Malang - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan RI, Prof.…

8 jam yang lalu

Sambut PM India Bersama Presiden Prabowo di DPR, Puan Bicara Soal Diplomasi Parlemen Hingga Jembatan Budaya

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyambut hangat kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM)…

9 jam yang lalu