Menparekraf Sandiaga Uno (Foto: Kumparan)
MONITOR, Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, mengaku bersyukur mendapat dukungan dari ulama untuk jadi calon presiden (Capres) pada pemilu 2024 mendatang.
Hal itu disampaikan saat menghadir Forum Ijtima Ulama dan Pemuda Islam di Sulawesi Selatan, Selasa (22/2/2022).
Sandiaga mengatakan saat ini yang terpenting adalah silaturahim, khususnya kepada dengan para ulama, habib, kiai, serta tokoh-tokoh pemuda Islam. Khususnya, pada para ulama dan pemuda yang tergabung dalam forum Ijtima Ulama dan Pemuda Islam di Sulawesi Selatan.
“Saya sangat bersyukur dengan adanya silaturahim dengan ulama, habib, dan tokoh pemuda. Saya yakin, saat ini yang paling penting adalah silaturahim,” ujar Sandiaga Uno dikutip Antara, Rabu (23/2/2022).
Lebih lanjut, Sandiaga menjelaskan silaturahim ini penting mengingat hal itu dapat menciptakan proses kebangkitan umat.
“Bersatu padu untuk menciptakan proses kebangkitan ekonomi, khususnya ekonomi umat,” ujar Sandiaga.
Di sisi lain, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini meyakini saat ini Indonesia dalam kondisi ekonomi yang sedang bangkit.
Sandiaga Uno juga menegaskan, lapangan usaha dan kerja akan segera terbuka seiring dengan kondisi ekonomi Indonesia yang mulai bangkit lagi setelah dihantam Covid-19.
“Kita juga bersyukur ekonomi akan sager bangkit. Lapangan usaha dan lapangan kerja makin terbuka,” tambahnya.
“Tentunya tidak lepas dari doa para kiai dan ulama,” sambung Sandiaga Uno.
MONITOR, Jakarta – PT Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) kembali melanjutkan pekerjaan rekonstruksi perkerasan…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi memandang posisi Indonesia yang disebut berada…
MONITOR, Jakarta - Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kementerian Agama menggelar Lomba Kreasi Video…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar hari ini datang ke kantor Komisi Pemberantasan Korupsi…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendukung kesiapan industri dalam menerapkan regulasi Standar Nasional Indonesia (SNI)…
MONITOR, Jakarta - Komisi III DPR RI mengutuk keras kasus kekerasan yang mengakibatkan meninggalnya Nizam…