Anggota Komisi IX DPR Netty Prasetiyani/ dok: dpr.go.id
MONITOR, Jakarta – Dalam rangka mencegah terjadinya permasalahan berupa dispute klaim yang dialami pihak Rumah Sakit yang menangani kasus Covid-19, Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani menyarankan agar dilakukan sosialisasi terhadap klaim yang masif dan terukur.
Menurut Netty, semua pihak harus dapat menjangkau informasi tersebut tanpa terkecuali.
“Perlu dicari tahu sejauh mana intensitas sosialisasi yang dilakukan pemerintah terhadap regulasi yang digunakan untuk klaim Covid-19 ini. Soalnya pandemi kan terjadi di berbagai daerah. Maka sosialisasi klaim tersebut harus menjangkau dan dapat dipahami seluruh pihak,” kata Netty, belum lama ini.
Berdasarkan penjelasan pihak BPJS saat agenda kunjungan kerja, Politikus PKS ini mengungkapkan ada sebanyak 10 kluster dispute klaim Covid-19. Lebih jauh ia menegaskan sistem layanan kesehatan di Indonesia sangatlah beragam, sehingga terdapat berbagai problem yang berbeda yang dihadapi rumah sakit dalam mengajukan klaim.
“Maka saya ingin tanyakan terkait dipsute apa selama ini ada pendampingan ke rumah sakit (terkait pengajuan klaim). Harapan saya jangan hanya melakukan proses hukum tanpa pembinaan dan pengawasan,” pungkas Netty.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah mematangkan skema pergerakan jemaah pada fase puncak haji…
MONITOR, Madinah - Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI menilai penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026…
MONITOR, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menekankan kepada para pekerja agar menjaga semangat berinovasi di…
MONITOR, Jakarta - Sekretaris Komisi D DPRD Kota Depok, Siswanto mengaku bisa bernafas lega. Itu…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sedang menyusun Peraturan Menteri (Permen)…
MONITOR, Sumedang — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Universitas Padjadjaran (Unpad) menjalin kerja sama dalam pengembangan…