Ilustrasi Gedung Kejaksaan Agung
MONITOR, Jakarta – Polemik ijazah dan adanya dugaan identitas ganda Jaksa Agung ST Burhanudin, masih jadi gunjingan. Belakangan ini, mantan politisi Partai Demokrat Ferdinan Hutahaean, berharap polemik itu segera diakhiri dengan ada penjelasan secara terbuka kepada publik oleh Kejagung.
Ferdinan mengaku sudah lama mendengar isu dugaan identitas ganda Jaksa Agung tersebut. “Ini kan memang isu yang sudah muncul lama ya, saya pun sudah mendengarnya beberapa kali dan banyak juga yang bertanya-tanya ke saya terkait ini (identitas ganda). Bahkan gelar-gelar akademik yang beliau peroleh,” kata Ferdinand.
Agar kegaduhan ini selesai, ia pun menyarankan agar Jaksa Agung menjelaskan secara terbuka kepada publik.
“Ya tentu, kalau apa yang menjadi isu selama ini bisa dibuktikan, saya pikir Jaksa Agung harus legowo mundur ya, karena sudah ada ketidakjujuran di sana, ya kan,” terangnya.
Ferdinan pun mengajak masyarakat yang memiliki data akurat silahkan melapor kepihak kepolisian. “Karena untuk melakukan penyelidikan, ya polisi harus memiliki dasar hukum yang jelas juga. Misalnya ada laporan kepada polisi bahwa telah terjadi pemalsuan identitas, pemalsuan data, pemalsuan gelar-gelar dan lain sebagainya,” jelasnya.
“Jadi saya kira untuk saat ini belum bisa dikatakan ada pemalsuan dalam polemik ini. Karena itu tadi harus ada bukti yang kuat,” pungkasnya.
MADINAH – Sebanyak 5.499 jemaah haji Indonesia gelombang kedua dijadwalkan tiba di Madinah pada Minggu…
MONITOR, Jakarta — Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama menggelar Computer Based Test (CBT) Seleksi…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia mulai memberangkatkan jemaah haji gelombang…
MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor mengajak serikat pekerja/serikat buruh untuk berkolaborasi…
MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) menilai usulan Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai,…
MONITOR, Depok – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) bersama Pusat Bisnis Universitas Islam Depok…