PERTANIAN

BKP Kementan Siapkan Aplikasi Pro Pangan untuk Prediksi Ketersediaan dan Harga Pangan

MONITOR, Jakarta – Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian melakukan upaya terobosan dengan menyiapkan alat analisis prediksi ketersediaan dan harga pangan nasional dan daerah, sebagai deteksi dini (early warning system) situasi pangan. Kejadian pandemi 2020 dan situasi eksternal yang sangat cepat berubah perlu disikapi dengan tepat agar tidak berakibat buruk terhadap ketahanan pangan Indonesia.

“Kita sedang menyiapkan aplikasi bernama Pro Pangan. Aplikasi ini mampu merekam data series multi years beberapa faktor sekaligus, untuk kemudian dilakukan analisis prediksi situasi ketahanan pangan pada beberapa waktu ke depan. Aplikasi yg dilengkapi dengan dashboard ini menampilkan prediksi ketersediaan dan harga pangan hingga 2 – 3 tahun ke depan secara akurat, cepat dengan tampilan dan warna yang mudah dipahami sebagai allert kepada masyarakat,” ungkap Rachmi Widiriani, Koordinator Kelompok Harga Pangan BKP Kementan pada Minggu (10/10/2021).

Rachmi juga mengatakan bahwa aplikasi ini bermanfaat untuk kesiapsiagaan, mitigasi dan penggunaan anggaran yang efektif dan efisien. Dia mencontohkan, provinsi bisa mengembangkan perdagangan antar wilayah untuk memperkuat ketahanan pangannya, berdasarkan neraca pangan antar wilayah dan perkembangan harga komoditas pangan.

Melalui aplikasi tersebut setiap provinsi dapat melihat potensinya, terutama untuk wilayah sentra produksi, sekaligus mencari wilayah atau provinsi lain sebagai “konsumen” untuk menjual produksinya.

“Misalkan provinsi Jawa Timur atau wilayah sentra lainnya, saat surplus komoditas cabai, dapat melihat potensi pasar di provinsi lain yang memiliki potensi untuk menyerap atau membutuhkan komoditas tersebut. Demikian juga sebaliknya,” terangnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, melalui aplikasi Pro Pangan masyarakat juga dapat melihat berapa sebenarnya ketersediaan dan harga komoditas pangan strategis secara nasional. Selain itu, juga dapat dilihat wilayah atau provinsi mana saja yang memiliki potensi produksi komoditas pangan cukup atau sebaliknya wilayah mana saja yang defisit.

Kepala Pusat Distribusi dan Akses Pangan Risfaheri berharap, ke depan melalui Pro Pangan, masyarakat maupun pemerintah pusat dan daerah dapat terus menjaga stabilisasi ketersediaan maupun harga pangan secara efektif, sekaligus meredam gejolak pangan secara lebih awal.

“Pro Pangan selain memberikan informasi dan kondisi pangan nasional dan wilayah, juga dapat dijadikan salah satu acuan atau early warning system, untuk mengantisipasi terkait ketersediaan dan perkembangan harga pangan,” kata Risfaheri.

Sebagai informasi, BKP Kementan juga telah mengembangkan aplikasi panel harga pangan yang menyajikan informasi harga komoditas pangan pokok yang dipantau pemerintah. Panel harga BKP ini hanya menyediakan perkembangan harga secara realtime baik di tingkat produsen, pedagang grosir hingga eceran berdasarkan input data yang dilakukan oleh enumerator yang ada di seluruh provinsi dan kabupaten/kota.

Aplikasi Pro Pangan mengembangkan data panel harga pangan sebagai bagian dari analisis proyeksi ketersediaan dan harga pangan sehingga dapat menjadi sumber informasi dan referensi yang kuat bagi pemerintah maupun masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan.

Recent Posts

Mahasiswi PAI UIN Jakarta Raih Juara I Musabaqah Tilawatil Qur’an Putri pada International Qur’anic Festival 2026

MONITOR, Tangerang Selatan – Mahasiswi Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan…

2 jam yang lalu

Rokhmin Dahuri Resmikan Fasilitas Toilet dan Tempat Wudhu KBNU Gebang, Tegaskan Semangat Pelayanan Umat

MONITOR, Cirebon - Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan sekaligus Guru Besar Ilmu…

2 jam yang lalu

Panen 88 Hari, Demplot Padi Organik di Subang Tingkatkan Produktivitas hingga Tiga Kali Lipat

MONITOR, Subang – Demplot budidaya padi organik di kawasan Lembur Pakuan, Desa Sukasari, Kecamatan Dawuan,…

1 hari yang lalu

DPR Dukung Aksi Jerhemy Nemo Tebang Sawit Ilegal, Dorong Gerakan Penghijauan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan memuji aksi penghijauan yang dilakukan…

2 hari yang lalu

Legislator Soroti Dugaan Klaim Fiktif JKN, Dorong Agar Diusut Tuntas karena ‘Rampok’ Uang Rakyat

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi menyoroti dugaan praktik klaim fiktif Jaminan…

2 hari yang lalu

Evaluasi Haji Embarkasi Banjarmasin, Menhaj Utamakan Istithaah Kesehatan Hingga Nol Toleransi Pelanggaran

MONITOR, Banjarbaru - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf menegaskan bahwa evaluasi…

2 hari yang lalu