PERTANIAN

Selamatkan Cabai Petani, PMT Kementan Gelar Bela Beli Cabai

MONITOR, Jakarta – Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan melalui Pasar Mitra Tani atau Toko Tani Indonesia Center (PMT/TTIC) melakukan penyerapan langsung cabai dari petani dengan harga Rp 12.500 – 13.500/kg.

Harga tersebut jauh diatas harga yang berlaku di petani maupun di distributor. Saat ini, harga eceran rata-rata cabe merah keriting (CMK) sekitar Rp 26.000/kg dan cabe rawit merah (CRM) Rp 32.000/kg  di Jakarta.

“Pembelian langsung ke petani dapat memotong rantai tata niaganya sehingga harga pembelian di petani bisa lebih tinggi, dan harga penjualan di konsumen di Jakarta bisa lebih rendah dari pasar pada umumnya,” ungkap Kepala Pusat Distribusi dan Akses Pangan BKP Risfaheri pada Kamis (26/08/2021).

Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga di produsen dan menyelamatkan harga anjlok di petani, tambahnya.

Berdasarkan Panel Harga BKP, kata Risfaheri harga di petani untuk CMK Rp 7.889/kg di Jateng dan Rp 7.417/kg di Jatim, dan untuk CRM Rp 8.083/kg di Jateng dan Rp 9.375/kg di Jatim.

“Untuk tahap awal ini, PMT/TTIC Pusat menyerap 1 ton cabai merah keriting dan cabai rawit merah dari Kabupaten Kediri, untuk kemudian disalurkan ke wilayah Jabodetabek” ungkaonya.

Dia memastikan bahwa penyerapan cabai di petani akan terus dilakukan dan disalurkan ke semua outlet Pasar Mitra Tani sampai harga di petani stabil dan terdongkrak di atas BEP.

“Harapannya tentu agar petani tetap bergairah untuk terus berproduksi dalam kondisi apapun” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Petani Cabai Kediri, Suyono, mengatakan harga cabai di petani saat ini mengalami penurunan yang drastis, bahkan jauh di bawah biaya impas produksi.

Suyono menyebut biaya produksi untuk menghasilkan 1 kg cabai, baik cabai rawit maupun cabai keriting sekitar Rp 13.000. Dengan harga saat ini, tentunya petani tidak mendapatkan keuntungan sama sekali, bahkan malah merugi.

“Harga cabai di tingkat petani saat ini turun drastis, untuk cabai merah keriting sekarang sekitar Rp 5.000/kg dan cabai rawit merah Rp 9.000/kg. Harga segini petani belum balik modal, malah rugi.” ungkapnya.

Dengan adanya penyerapan cabai oleh PMT/TTIC, Suyono dan petani cabai lainnya merasa terbantu untuk memperoleh harga jual yang layak sehingga dapat menutupi kerugian.

“Kami sangat berterima kasih dan berharap Kementerian Pertanian dapat terus konsisten membantu para petani menghadapi masalah anjoknya harga” imbuh Suyono.

Sesuai arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Kementerian Pertanian melalui Pasar Mitra Tani akan terus berkomitmen untuk menyerap cabai dari para petani untuk mengatasi anjloknya harga cabai hingga harga cabai kembali stabil di pasaran.

Hal senada ditegaskan Plt. Kepala BKP Sarwo Edhy bahwa apa yang dilakukan PMT/TTIC ini menjadi bagian dari pengembangan sistem distribusi dan stabilisasi harga pangan sebagai salah satu fokus BKP dalam menjaga ketahanan pangan. 

“Ketahanan pangan adalah harga mati dan harus terus kita jaga. Tentunya kuncinya adalah supply dan demand. Itu yang harus kita pelihara dan harus kita dampingi sehingga ketahanan pangan kita bisa terjaga,” ujar Sarwo.

Recent Posts

MenPPPA: Gerakan Ruang Aman Anak Perkuat Sinergi Perlindungan Anak Nasional

MONITOR, Depok - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi menegaskan Gerakan Nasional…

12 jam yang lalu

Menhaj Bawa Salam Presiden Prabowo untuk Keluarga dr. Fitri, Negara Hormati Pengabdiannya Hingga Akhir Hayat

MONITOR, Baubau - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, mengunjungi kediaman keluarga…

12 jam yang lalu

Kemenag Siapkan Lima Pilar Pesantren Ramah Anak, Perketat Tata Kelola dan Pengaduan

MONITOR, Depok - Kementerian Agama (Kemenag) memperkuat sistem perlindungan anak di lingkungan pesantren dan madrasah…

15 jam yang lalu

Mahasiswi PAI UIN Jakarta Raih Juara I Musabaqah Tilawatil Qur’an Putri pada International Qur’anic Festival 2026

MONITOR, Tangerang Selatan – Mahasiswi Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan…

18 jam yang lalu

Rokhmin Dahuri Resmikan Fasilitas Toilet dan Tempat Wudhu KBNU Gebang, Tegaskan Semangat Pelayanan Umat

MONITOR, Cirebon - Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan sekaligus Guru Besar Ilmu…

18 jam yang lalu

Panen 88 Hari, Demplot Padi Organik di Subang Tingkatkan Produktivitas hingga Tiga Kali Lipat

MONITOR, Subang – Demplot budidaya padi organik di kawasan Lembur Pakuan, Desa Sukasari, Kecamatan Dawuan,…

2 hari yang lalu