PERTANIAN

Perluas Jangkauan, Pasar Mitra Tani Kementan Gandeng Komunitas Warteg

MONITOR, Tangerang – Pasar Mitra Tani (PMT) Kementerian Pertanian terus melebarkan jangkauan pemasaran melalui kerja sama dengan berbagai pihak, salah satunya Komunitas Warung Nusantara (Kowantara). Komunitas ini merupakan komunitas pengusaha warung tegal (warteg) yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Kepala Pusat Distribusi dan Akses Pangan, Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan, Risfaheri mengatakan adanya jalinan kerja sama ini merupakan upaya menghadirkan pangan yang terjangkau bagi masyarakat.

“Tujuan kita agar pangan terjangkau bagi masyarakat. Jadi walaupun bahan pangannya tersedia, kalau harganya mahal tentu aksesibilitas masyarakat terhadap pangan menjadi terganggu. Dengan pasokan langsung bahan pangan dari Gapoktan dan distributor, tentu para Warteg bisa mendapatkan bahan pangan yang berkualitas dengan harga lebih murah, sehingga diharapkan makanan di Warteg terjangkau oleh masyarakat luas,” ujar Risfaheri saat menghadiri launching kerja sama Pasar Mitra Tani dengan Kowantara di Tangerang, Minggu (20/06/2021).

Risfaheri menilai kerja sama seperti ini sangat penting dan strategis menghadirkan pangan murah berkualitas,

“Dengan adanya kerja sama PMT ini kita akan menfasilitasi penyediaan bahan pangan tentu dengan harga yang lebih murah karena pasokan langsung dari petani/gapoktan,” ujarnya.

Menurutnya, upaya ini selaras dengan pernyataan Kepala BKP Kementan Agung Hendriadi yang mengarahkan agar PMT dapat berperan penting dalam membantu mendistribusikan komoditas pangan agar menjangkau seluruh lapisan masyarakat dan menopang stabilitas pasokan dan harga pangan.

“Dengan adanya koperasi Warteg ini yang menyediakan bahan pangan lebih murah, tentu akan dapat berperan menyeimbangkan harga di pasar, sehingga kenaikan harga di pasar dapat terkendali.” tambahnya.

Kowantara Korwil Tangerang mengelola Koperasi Usaha Nusantara Jaya (Kuntara) yang membawahi para pengusaha warung tegal. Ketua Kowantara Korwil Tangerang, Rozikin mengatakan di wilayah Tangerang anggotanya mencapai 112 warteg.

“Dengan kerja sama ini kami bersyukur disupport pemerintah melalui Kementan, harapan kami dapat dibimbing bagaimana membesarkan usaha ini, kami siap membantu peran pemerintah dalam pemberdayaan UMKM” ungkapnya.

“Kami ini modal masih minim, tapi kami punya tekad yang kuat untuk maju. Saya yakin sekali pemerintah dengan kerja sama ini sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu mengangkat perekonomian masyarakat khususnya komunitas warung nusantara ini,” tambahnya.

Terkait akses permodalan, Risfaheri mengatakan pihaknya juga mendorong asosiasi/pelaku usaha di bidang pangan untuk difasilitasi akses permodalan, baik melalui perbankan/Kredit Usaha Rakyat (KUR), CSR, atau lainnya. Hal ini sejalan dengan arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang mendorong pemanfaatan KUR sebagai upaya bersama membangun pertanian yang maju, mandiri, dan modern.

Risfaheri juga berharap keberadaan koperasi Kowantara ini dapat dirasakan manfaatnya tidak hanya oleh anggota komunitas tetapi juga oleh masyarakat di lingkungan komunitas tersebut.

Recent Posts

Panen 88 Hari, Demplot Padi Organik di Subang Tingkatkan Produktivitas hingga Tiga Kali Lipat

MONITOR, Subang – Demplot budidaya padi organik di kawasan Lembur Pakuan, Desa Sukasari, Kecamatan Dawuan,…

6 jam yang lalu

DPR Dukung Aksi Jerhemy Nemo Tebang Sawit Ilegal, Dorong Gerakan Penghijauan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan memuji aksi penghijauan yang dilakukan…

22 jam yang lalu

Legislator Soroti Dugaan Klaim Fiktif JKN, Dorong Agar Diusut Tuntas karena ‘Rampok’ Uang Rakyat

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi menyoroti dugaan praktik klaim fiktif Jaminan…

22 jam yang lalu

Evaluasi Haji Embarkasi Banjarmasin, Menhaj Utamakan Istithaah Kesehatan Hingga Nol Toleransi Pelanggaran

MONITOR, Banjarbaru - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf menegaskan bahwa evaluasi…

23 jam yang lalu

Perkuat Ekosistem Transportasi Berkelanjutan, Jasa Marga Dukung Implementasi Biosolar B50 di Rest Area KM 57A

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat perannya dalam mendukung ekosistem transportasi berkelanjutan…

23 jam yang lalu

Sikapi Penyesuaian BPIH 2027, Menhaj Tekankan Efisiensi Tanpa Turunkan Kualitas Layanan

MONITOR, Banjarbaru - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan bahwa Biaya…

24 jam yang lalu