Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly
MONITOR, Jakarta – Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly mendorong penguatan integrasi hukum negara-negara anggota ASEAN.
Menurut Yasonna, integrasi perangkat hukum akan menjadi kunci bagi ASEAN untuk lebih bersuara pada komunitas internasional dan kunci kebangkitan dari pandemi Covid-19.
“Integrasi hukum ASEAN berarti bahwa negara-negara anggotanya perlu mengharmonisasi hukum dan peraturan domestik masing-masing. Hal ini yang akan memperkuat sistem hukum nasional negara-negara anggota serta supremasi hukum di kawasan ASEAN secara keseluruhan,” kata Yasonna Laoly.
Lebih jauh Yasonna menyatakan, sepuluh anggota ASEAN memiliki suara yang cukup kuat dalam komunitas internasional.
“Kesepuluh negara anggota yang bertindak sebagai satu ASEAN akan memiliki suara yang lebih kuat di komunitas internasional. Agar integrasi ini lebih stabil, kredibel, dan efektif, tentu dibutuhkan dasar hukum yang lebih mengikat,” terangnya.
MONITOR, Medan – Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa pelatihan vokasi merupakan langkah konkret untuk menyiapkan tenaga…
MONITOR, Jakarta - DPR RI hari ini mengesahkan Undang-undang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT).…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani mengungkap sejumlah isu yang tengah menjadi perhatian…
MONITOR, Jakarta - Jasa Marga kembali melanjutkan pekerjaan rekonstruksi perkerasan di Ruas Tol Jakarta–Tangerang guna…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani kembali menyampaikan dukacita atas gugurnya 3 prajurit…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus mendorong penguatan industri telepon seluler dan komputer tablet nasional…