Panglima TNI, Hadi Tjahjanto
MONITOR, Manokwari – Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, meminta kepada para prajurit yang telah melaksanakan vaksinasi Covid-19 untuk tetap taat dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes).
“Saya berpesan kepada Prajurit TNI yang telah melaksanakan vaksin, tentunya para prajurit harus tetap menjalankan protokol kesehatan. Karena itu senjata utama untuk melawan Covid-19,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Sabtu (3/4/2021).
Hal itu disampaikan Panglima TNI didampingi Kabaintelkam Polri Komjen Pol Paulus Waterpauw saat meninjau Serbuan Vaksinasi AstraZeneca bagi Prajurit TNI AD di gedung PKK, Manokwari, Papua Barat, Sabtu (3/4/2021).
Saat ini, menurut Hadi, Personel TNI menjadi prioritas dalam program vaksinasi Covid-19 karena setelah mereka menerima vaksin tentunya para prajurit tersebut akan lebih optimal dalam melaksanakan tugas.
“Maupun mendukung program pemerintah, yang tentunya akan terjun langsung di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sekadar informasi, Vaksin AstraZeneca diberikan kepada 783 Prajurit TNI dari wilayah Papua dan 1.072 Prajurit TNI dari wilayah Papua Barat. Pelaksanaan vaksinasi melibatkan 19 vaksinator TNI dan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.
“Diharapkan melalui serbuan vaksin hari ini dapat mempercepat pencapaian herd immunity, sehingga program Pemerintah ke depan dapat terwujud dengan cepat dan baik, menuju Indonesia sehat bebas Covid-19,” kata Hadi menambahkan.
MONITOR, Sukoharjo – Kementerian Agama (Kemenag) RI menegaskan komitmennya untuk hadir memberikan pelayanan, pembinaan, dan…
MONITOR, Yogyakarta - Ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat penyerapan telur ayam ras senilai Rp30 miliar melalui…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mengupayakan pemulihan aktivitas usaha…
MONITOR, Tangerang Selatan - Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian…
MONITOR, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus dugaan…