Ketua Umum PP ILUNI UIN Padang, sekaligus Wakil Ketua LPSK RI Maneger Nasution
MONITOR, Jakarta – Peristiwa teror bom bunuh diri di Katedral Makassar menuai kecaman dari Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Maneger Nasution.
Ia mengutuk keras teror bom bunuh diri tersebut karena tidak sesuai dengan nilai-nilai agamapun dan nilai-nilai kemanusiaan universal.
Kendati aksi teror ini mengusik kemanusiaan publik, Maneger mengimbau agar masyarakat tetap tenang menyikapi tragedi ini.
“LPSK mengajak masyarakat tetap tenang, tidak terprovokasi, dan tidak mengaitkannya dengan agama apapun dan etnis manapun, serta mempercayakan pengusutan kasus (ledakan) ini kepada pihak kepolisian,” tutur Maneger Nasution, dalam keterangannya yang diterima MONITORA.
Pihak kepolisian pun telah merilis setidaknya 14 orang menjadi korban dan mendapatkan tindakan medis di sejumlah rumah sakit di Kota Makassar.
“LPSK mengimbau semua rumah sakit yang menangani para korban ledakan Gereja Katedral untuk dapat memberikan tindakan medis yang diperlukan dengan layanan terbaik,” ucap mantan Komisioner Komnas HAM ini.
Sebagaimana diketahui, dalam UU Terorisme dijelaskan bahwa korban terorisme merupakan tanggung jawab negara. Salah satu bentuk tanggung jawab itu adalah pemberian bantuan medis.
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus memantau perkembangan dan dinamika pasar modal…
2 Tahun Prabowo-Gibran: HKTI Lumajang tegaskan Komitmen Penguatan Hilirisasi dan Kesejahteraan Petani MONITOR, Lumajang -…
MONITOR, JAKARTA - Indonesia menargetkan kontribusi produk domestik bruto (PDB) maritim mencapai 15 persen dan…
MONITOR, Jakarta - Transformasi penyelenggaraan ibadah haji dan umrah dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo…
MONITOR, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid bersama Menteri Komunikasi Malaysia Fahmi Fadzil…
MONITOR, Indramayu - Kelompok Tani (Poktan) Gentong Jaya, Desa Segeran Kidul Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu,…