BERITA

Warga Jakarta Nolak Vaksin Bakal Didenda hingga Bansos Distop

MONITOR, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal menindak tegas warga yang menolak untuk divaksin. Tindakan tegas tersebut berupa denda sebesar Rp 5 juta hingga distop mendapatkan bantuan sosial (bansos)

“Aturannya jelas yakni peraturan daeeah (perda) nomor 2 Tahun 2020 tentang penanggulangan COVID-19. Di mana warga yang menolak divaksin bakal didenda Rp 5 juta,” ungkap Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balaikota Jakarta, Rabu (3/3).

Oleh karena itu, orang nomor dua di Ibukota ini mengingatkan warga Jakarta untuk coba-coba menolak untuk divaksin. “Jadi soal denda itu aturannya jelas ya,” terangnya.

Tak hanya didenda Rp 5 juta, warga yang menolak vaksin harus ikhlas kalau bansos yang diberikan ikut distop.

“Soal bantuan distop pun ada aturannya, hal itu tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 pada 9 Februari 2021,” jelasnya

“Sekali lagi saya katakan, semua ada aturan yang diatur oleh Pemda atau Pemprov dan yang diatur oleh Pemerintah Pusat bisa dua kali kenanya kan begitu. Aturan Pemerintah Pusat tidak diberi bansos, di DKI didenda, jadi sudah didenda enggak dikasih bansos,” sambungnya

Vaksinasi tahap dua di DKI Jakarta mulai dilakukan pada Rabu (17/2/2021). Proses vaksinasi ini diprediksi berlangsung hingga enam bulan.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta masih terus melakukan pendataan kelompok masyarakat yang menjadi target vaksinasi. Sudah ada 3,4 juta warga yang terdata menerima vaksin. Mereka yang divaksin diantaranya, pedagang pasar, driver ojek online, ASN dan TNI-Polri.

Recent Posts

Menteri UMKM: LAKSMI Tingkatkan Graduasi Ekonomi Pengusaha Mikro Inklusif

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…

12 jam yang lalu

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

23 jam yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

23 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

1 hari yang lalu

Menag Berhentikan Prof. Muzakki sebagai Rektor UIN Surabaya

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…

1 hari yang lalu

Wamenaker: Pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditargetkan Oktober 2026

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan bahwa pemerintah dan DPR RI…

1 hari yang lalu