Golkar DKI Setuju Adanya Perubahan RPJMD, Tapi Ini Syaratnya..

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta, Basri Baco

MONITOR, Jakarta – Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta menyatakan setuju dengan adanya rencana perubahan RPJMD 2017-2022 karena adanya bencana nasional non alam yakni, pandemi Covid-19 yang berdampak besar terhadap kondisi sosial dan ekonomi.

“Kami Fraksi Golkar tentunya setuju dengan rencana Pemprov DKI yang akan melakukan penyesuaian RPJMD 2017-2022. Namun ada sejumlah catatan ketika penyesuaian RPJMD itu kami setujui untuk dilakukan. Setidaknya ada sembilan catatan yang kami rekomendasikan kepada Pemprov DKI,” ujar Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Basri Baco, kepada MONITOR.

Menurut Baco, sembilan catatan yang diberikan Fraksi Golkar tentunya semuanya mengarah pada aspek kebutuhan dasar masyarakat Jakarta yang harus diakomodir.

Disebutkan Baco, sembilan catatan Fraksi Golkar yang harus dilakukan Pemprov DKI ketika melakukan perubahan atas RPJMD 2017-2022 yakni.

  1. Ketahanan Pangan dan Pertumbuhan Ekonomi harus benar-benar diperhatikan.
  2. Pengentasan Kemiskinan.
  3. Peningkatan Kesempatan Kerja.
  4. Pembinaan dan Pengembangan Kewirausahaan.
  5. Masalah Kesehatan dan Penanganan Covid-19
  6. Penanganan dan Penanggulangan Banjir.
  7. Masalah Kemacetan dan Transportasi.
  8. Masalah Pengelolaan Sampah.
  9. Masalah Perumahan Rakyat.

“Dalam perubahan RPJMD 2017-2022, kegiatan atau program yang tidak terlalu berdampak langsung kepada masyarakat saat pandemi Covid-19 seperti balapan Formula E dan Pengembangan Wilayah Ancol Jangan jadi prioritas,” pungkasnya.