HUKUM

Indeks Persepsi Korupsi, Indonesia Peringkat 102 dari 180 Negara

MONITOR, Jakarta – Peneliti Transparency International Indonesia (TII), Wawan Suyatmiko, mengungkapkan bahwa Indonesia berada pada peringkat 102 dari 180 negara yang dilibatkan dalam hal Indeks Persepsi Korupsi (IPK) 2020.

Menurut Wawan, IPK Indonesia di 2020 berada di skor 37 atau turun sebanyak tiga poin dari tahun sebelumnya.

“CPI (Corruption Perception Index/IPK) Indonesia tahun 2020 ini kita berada pada skor 37 dengan ranking 102 dan skor ini turun tiga poin dari tahun 2019 lalu,” ungkapnya dalam pemaparan IPK 2020 yang digelar secara virtual, Jakarta, Kamis (28/1/2021).

Di level ASEAN, Wawan mengatakan, Indonesia berada di peringkat lima. Berada di bawah Singapura yang memperoleh skor IPK 85, Brunei Darussalam 60, Malaysia 51 dan Timor Leste 40.

“Negara yang mempunyai skor dan ranking sama dengan Indonesia adalah Gambia,” katanya.

Secara umum, Wawan menyatakan, beberapa indikator penyusunan IPK yang berhubungan dengan sektor ekonomi, investasi dan kemudahan berusaha mengalami stagnansi, bahkan mayoritas turun.

Dalam laporan TII, salah satu indikator penegakan hukum naik. Namun, pada perbaikan layanan/birokrasi dengan hubungannya terhadap korupsi stagnan.

Selain itu, indikator terkait politik dan demokrasi atau dalam hal ini pemilu mengalami penurunan skor.

“Hal ini berarti sektor politik masih rentan terhadap kejahatan korupsi,” ujar Wawan.

Adapun lima besar negara dengan IPK tertinggi, yakni Denmark dan Selandia Baru dengan IPK 88. Kemudian Finlandia, Singapura, Swedia dan Switzerland dengan skor 85. Lalu Norwegia 84, Belanda 82, Jerman dan Luxembourg 80.

Sedangkan tiga besar negara dengan IPK terendah yakni Somalia dan Sudan Selatan dengan skor 12, Suriah 14, Yaman dan Venezuela 15.

Sekadar informasi, TII sebagai organisasi internasional yang bertujuan memerangi korupsi politik itu memang rutin mengeluarkan skor IPK setiap tahunnya. Skor berdasarkan indikator 0 atau sangat korup hingga 100 yang berarti sangat bersih.

Recent Posts

Sengketa Sawit, Indonesia Minta Izin WTO Bekukan Kewajiban ke Uni Eropa

MONITOR, Jakarta - Pemerintah Indonesia akan mengajukan permintaan penangguhan konsesi atau  kewajiban lainnya yang ditujukan…

5 jam yang lalu

DPR: Kesepakatan Dagang Indonasia-Amerika Harus Beri Manfaat Seimbang

MONITOR, Jakarta - Ketua Komisi VI DPR RI, Anggia Erma Rini, menilai rencana kesepakatan persetujuan…

7 jam yang lalu

Kemenhaj Perkuat Ekosistem Ekonomi Haji, Libatkan UMKM

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi…

9 jam yang lalu

Wujudkan Religiusitas yang Socially Impactful di Bulan Ramadan, Diktis Kemenag Salurkan Santunan untuk Yatim Piatu

MONITOR, Jakarta - Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama…

10 jam yang lalu

Kemenag Tantang Rohis Warnai Medsos dengan Konten Islami Positif

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mengajak santri Rohani Islam (Rohis) untuk mewarnai media sosial dengan…

14 jam yang lalu

Pecahkan Rekor 14 Tahun, Pertumbuhan Industri 2025 Lampaui Ekonomi Nasional

MONITOR, Jakarta - Sektor industri pengolahan nasional terus memperkokoh perannya sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia.…

17 jam yang lalu