POLITIK

Fahri Hamzah: Pandemi, Banjir, Gempa Bukan Isu Partisan

MONITOR, Jakarta – Politikus senior Fahri Hamzah mengimbau seluruh elemen untuk bersatu ditengah gempuran bencana alam awal tahun 2021 ini. Fahri mengingatkan, bangsa ini tengah dalam kondisi sulit.

“Bersatu intinya bukan menolak perbedaan tetapi merakit persamaan dalam melihat tantangan, kita sedang dalam masa sulit,” kata Fahri Hamzah, mengingatkan.

Waketum Partai Gelora ini menegaskan, dari sekian banyak bencana alam yang terjadi bukan merupakan isu partisan.

“Pandemi, banjir, gempa dll bencana bukanlah isu partisan,” ujarnya.

Fahri pun meminta agar seluruh elemen bijak dan berpikir dewasa dalam menyikapi musibah yang menimpa negeri ini.

“Dalam keadaan ini kita memerlukan cara pandang yang dewasa dan rekonsiliatif,” imbuh eks Wakil Ketua DPR RI periode 2014-2019 ini.

Recent Posts

Dorong Produk Lokal, Kemenperin Gelar Bazar Ramadhan DWP 2026

MONITOR, Jakarta - Momentum bulan suci Ramadhan menjadi faktor penting bagi penguatan ekonomi nasional, khususnya…

4 jam yang lalu

DPR Tegaskan UU Peradilan Militer Tetap Konstitusional dan Mengikat

MONITOR, Jakarta - DPR RI menegaskan bahwa ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1997 tentang…

7 jam yang lalu

Menag Bantah Isu Zakat untuk MBG, Harus Sesuai Delapan Asnaf!

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama menegaskan bahwa zakat tidak boleh digunakan di luar ketentuan delapan…

9 jam yang lalu

LBH Gelora Desak Polisi Tangkap Pelaku Penusukan Advokat KAI Bastian Sori Manalu

MONITOR, Jakarta – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gelora Indonesia mengutuk keras aksi penusukan terhadap Advokat…

11 jam yang lalu

Kementerian UMKM Dukung BKPM Percepat Legalitas Usaha Mikro

MONITOR, Jakarta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendukung langkah Kementerian Investasi dan…

12 jam yang lalu

Agus Gumiwang: Siswa Vokasi Kemenperin Siap Taklukkan Kompetisi Global di Shanghai

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memperkuat kesiapan talenta muda dari sekolah vokasi naungannya untuk…

13 jam yang lalu