MALUKU-PAPUA

Jelang HUT OPM, Warga Wamena Bakar Bendera Bintang Kejora

MONITOR, Jakarta – Ratusan warga di Wamena, Papua, Minggu (29/11/2020), melakukan aksi pembakaran Bendera Bintang Kejora sebagai aksi penolakan terhadap wacana referendum yang akan dilakukan oleh Komite Nasional Papua Barat (KNPB), sebuah organisasi yang berafiliasi dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Koordinator aksi, Salmon Walilo, dalam orasinya di depan kantor Bupati Jayawijaya mengungkapkan bahwa tidak ada referendum bagi Papua, karena Papua adalah bagian yang tidak terpisahkan dari Indonesia.

“Rakyat Papua tak butuh referendum, karena rakyat sudah merdeka dalam Indonesia,” ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima MONITOR, Jakarta, Senin (30/11/2020).

Sementara itu, warga lain yakni Alex Logo, dalam orasinya mengatakan bahwa peristiwa kerusuhan yang kerap terjadi di Papua, terjadi lebih banyak karena ulah KNPB sendiri.

“Hari ini saya sebagai orang adat menolak keberadaan KNPB yang ada di Papua, khususnya di Jayawijaya dan wilayah pegunungan tengah Papua. Saya tolak KNPB, mereka organisasi tak jelas yang hanya menciptakan keresahaan di Papua,” katanya.

Selanjutnya, Alex bersama Barisan Merah Putih serta semua warga Papua akan terus mengawasi aktivitas KNPB khususnya di wilayah Pegunungan Jayawijaya.

“Kami akan monitor setiap kegiatan mereka, kalau perlu kami akan tindak tegas mereka,” katanya.

Setelah itu, massa kemudian melakukan aksi pembakaran terhadap Bendera Bintang Kejora dan KNPB. Namun tidak berapa lama kemudian aksi itu dibubarkan oleh polisi.

Sekadar informasi, OPM dan kelompok sayapnya selalu memunculkan isu referendum untuk Papua agar bisa lepas dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Isu referendum tersebut biasanya dimunculkan oleh OPM dan kelompok sayapnya menjelang atau tepat pada 1 Desember. Sebab, OPM mengklaim bahwa 1 Desember menjadi hari lahir organisasi separatis tersebut.

Recent Posts

Peternak Lumajang Ari Borong Empat Gelar di Kontes Ternak DKPP 2026

MONITOR, Lumajang - Peternak asal Kabupaten Lumajang, Ari, meraih empat gelar juara dalam Kontes Sapi,…

3 jam yang lalu

Rokhmin Dahuri: Guruh Soekarnoputra Wariskan Nasionalisme Lewat Seni dan Budaya

MONITOR, Jakarta - Kepergian seniman dan budayawan Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra meninggalkan warisan penting dalam…

16 jam yang lalu

Delegasi U.S. Army War College Sambangi Istiqlal, Gugun Gumilar Dorong Penguatan Dialog Indonesia-AS

MONITOR, Jakarta - Hubungan Indonesia dan Amerika Serikat kembali mendapat ruang dalam pertukaran gagasan strategis.…

1 hari yang lalu

Menteri UMKM: LAKSMI Tingkatkan Graduasi Ekonomi Pengusaha Mikro Inklusif

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…

2 hari yang lalu

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

3 hari yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

3 hari yang lalu