NASIONAL

Terungkap, Bung Karno Miliki Buku Hingga Puluhan Ribu

MONITOR, Jakarta – Proklamator sekaligus Presiden RI Pertama, Soekarno atau Bung Karno, dinilai sebagai sosok yang haus dengan pengetahuan dan buku.

Kegemaran itu pula yang membuat Bung Karno menjadi orang yang cerdas dan revolusioner. Bahkan, Bung Karno berhasil menyumbang kekuatan bagi negara-negara terjajah untuk merdeka melalui Konferensi Asia-Afrika (KAA).

Presiden RI Kelima yang juga putri Bung Karno, Megawati Soekarnoputri, mengungkapkan bahwa ayahnya itu sering kali dilihatnya membaca di berbagai kesempatan. Bahkan, Megawati menyatakan, buku koleksi Bung Karno mencapai puluhan ribu, dari dalam negeri maupun luar negeri.

“Bapak saya humanis. Tak bisa melihat dia sekedar politisi, seorang pejuang, dia adalah manusia yang sangat humanis. Kita dapat merasakan. Akibat pendidikan itu, Bung Karno sangat haus dengan buku. Bukan hanya menurut dia buku jendela dunia, tetapi juga masuk ke dalamnya,” ungkapnya dalam webinar pembukaan pameran daring Buku Bung Karno, Jakarta, Selasa (24/11/2020).

Saat menjadi mahasiswa, Megawati beberapa kali meminta rekomendasi buku kepada Bung Karno. Saat itu, Bung Karno sangat menghafal judul buku sesuai konteks permintaan Megawati sekaligus menunjukkan letak bukunya. Detail dengan posisi rak dan baris ke berapa buku itu berada. Megawati yang mendalami ilmu psikologi menilai Bung Karno memiliki fotografis memori yang kuat. 

“Beliau menata sendiri buku-bukunya. Sampai hari ini ketika kami keluar dari Istana, Bung Karno membiarkan saja di situ buku-bukunya. Mungkin jumlahnya 20 ribu sampai 30 ribu, yang bertebaran di Istana Merdeka, Istana Negara dan Istana Bogor. Yang saya dengar itu mulai diarsipkan,” ujarnya.

Oleh karena itu, Megawati tak heran sang ayah pintar berbahasa sejumlah negara, di antaranya Jerman, Inggris dan Belanda. Tak heran juga, Bung Karno bisa menggagas KAA. Seharusnya, menurut Megawati, pemuda bangsa harus belajar dari pikiran dan tindakan Bung Karno itu.

Bung Karno sebagai pengoleksi sekaligus kutu buku juga pernah disaksikan oleh Saifuddin Zuhri yang merupakan Menteri Agama era Bung Karno yang melihat kamar Sang Proklamator RI itu sangat berantakan dengan buku.

“Kamarnya besar sekali peninggalan Belanda. Ada tempat tidur dan sebelahnya adalah buku. Beliau akan tahu kalau ada yang ambil bukunya. Bahkan pindah sedikit akan ditanyakan. Karena ada tatanya, dinomori sesuai ingatan dia. Di toilet, ada rak kecil dua tingkat yang kami tahu sebagai tempat bacaannya. Yang di atas jangan sedikit pun bergeser. Yang di bawah adalah yang akan dibaca,” kata Megawati.

Menurut Megawati, pemuda Indonesia wajib membaca buku-buku yang ditulis oleh Bung Karno. Seperti buku Indonesia Menggugat, yang di dalamnya hasil pemikiran Bung Karno dengan kondisi bangsa saat itu terhadap kolonialisme. 

“Bagi saya, membaca buku Bung Karno, selain membuka jendela dunia, juga mengekstraksi pikiran-pikiran dari banyak tokoh-tokoh dunia yang dikenal beliau dari buku-bukunya,” ungkapnya.

Recent Posts

Mahasiswa KKN FIKOM Universitas Pancasila Gelar Pelatihan Digital Marketing, Perkuat Daya Saing UMKM Desa Tonjong

MONITOR, Bogor – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 2 Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas…

7 jam yang lalu

SETARA Institute Kritik Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak

MONITOR, Jakarta – Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Pers Hendardi, mengkritik pelibatan Bintara Pembina Desa…

8 jam yang lalu

Nanik S Deyang Mundur, Ketua DPR Dorong Kepala BGN Baru Bisa Perbaiki Kinerja Lembaga

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi mundurnya Nanik S. Deyang dari jabatannya…

10 jam yang lalu

Kemenag Perkuat Perlindungan Anak di Lingkungan Pendidikan Keagamaan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) terus memperkuat perlindungan anak di lingkungan pendidikan keagamaan melalui…

10 jam yang lalu

Danantara Indonesia Tinjau Transformasi Layanan Jasa Marga

MONITOR, Jakarta - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono mendampingi Kepala…

10 jam yang lalu

HKTI Lumajang dan Disperindag Jatim Perkuat Jalur Ekspor, Tinjau Langsung Rantai Pasok Produk Pertanian di Hong Kong

MONITOR, Hong Kong – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang bersama Dinas Perindustrian dan…

10 jam yang lalu