Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir/ dok: net
MONITOR, Jakarta – Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum untuk menggalang kekuatan dan solidaritas pemuda ditengah pandemi. Pesan tersebut diungkapkan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir.
“Jadikan momen Sumpah Pemuda sebagai kekuatan perekat nasional di kala Indonesia tengah tergores retak. Bawalah kapal besar Indonesia ini menjadi milik bersama, bukan milik sekelompok kecil orang. Itulah kesejatian persatuan Indonesia,” kata Haedar Nashir dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10).
Ia percaya kaum muda mampu bangkit bersama bersaing dengan bangsa-bangsa lain menuju Indonesia unggul berkemajuan.
“Kunci utamanya ialah kekuatan karakter, kerja keras, penguasaan iptek, dan kebersamaan demi kemenangan masa depan,” imbuhnya.
MONITOR, Gunungkidul — Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat dukungan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul, Daerah…
MONITOR, Ciputat — UIN Syarif Hidayatullah Jakarta memperoleh kepastian hukum dalam pelaksanaan Keputusan Menteri Agama…
MONITOR, Pandeglang - Sebanyak 275 mahasiswa baru STAI dan STKIP Syekh Manshur Pandeglang mendapat tiga…
MONITOR, MIRI, SARAWAK - Prof. Dr. Ir. H. Rokhmin Dahuri, M.S. menerima Aquaculture Lifetime Achievement…
MONITOR, Padang – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berkomitmen memperkuat pendampingan bagi pengusaha…
MONITOR, Jakarta - Pelantikan 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi…