UMKM

Kementerian UMKM Apresiasi Cara UKB Bandar Lampung Siasati Biaya Kemasan

MONITOR, Lampung – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengapresiasi peran Unit Kemasan Bersama (UKB) Kota Bandar Lampung dalam menyiasati kenaikan harga kemasan yang dipicu dinamika global.

Staf Ahli Menteri UMKM Bidang Hukum dan Kebijakan Publik, Reghi Perdana, menyampaikan keberadaan UKB semakin relevan di tengah tekanan global yang berdampak pada lonjakan harga bahan baku kemasan.

“UKB menjadi solusi nyata bagi pengusaha UMKM di tengah kenaikan harga kemasan. Kehadirannya tidak hanya membantu UMKM bertahan, tetapi juga mendorong peningkatan daya saing produk di pasar,” ujar Reghi saat mengunjungi UKB Bandar Lampung, Kamis (23/4).

Ia menambahkan, UKB merupakan wujud kolaborasi strategis antara Kementerian UMKM dan Pemerintah Kota Bandar Lampung, dengan tujuan menghadirkan akses kemasan berkualitas dengan harga yang lebih kompetitif bagi pengusaha UMKM.

Pada 2023, Kementerian UMKM (yang saat itu masih bernama Kementerian Koperasi dan UKM) memperkuat peran UKB melalui pemberian hibah peralatan pengemasan yang lengkap dan terintegrasi. Dukungan tersebut mencakup mesin pengemasan dasar, perangkat pencetakan dan pelabelan, mesin produksi kemasan seperti die cut dan laminasi, serta peralatan pendukung berupa timbangan digital dan komputer desain grafis.

“Melalui dukungan ini, pengusaha UMKM tidak hanya memperoleh kemasan yang fungsional, tetapi juga memiliki tampilan yang menarik dan berdaya saing tinggi, dengan biaya yang lebih terjangkau,” kata Reghi.

Pemerintah Kota Bandar Lampung turut memperkuat keberlanjutan UKB dengan menyediakan fasilitas gedung serta pembiayaan operasional, termasuk tenaga profesional seperti desainer grafis.

Manajer UKB Kota Bandar Lampung, Ferdinan, menjelaskan kehadiran tenaga desain grafis memberikan nilai tambah yang signifikan bagi pengusaha UMKM. Desain kemasan tidak hanya berfungsi sebagai pelindung produk, tetapi juga menjadi medium untuk menyampaikan nilai dan identitas produk secara visual.

Selain itu, UKB menawarkan fleksibilitas dalam jumlah produksi. Layanan dapat diakses mulai dari pemesanan skala kecil, yakni sejak 50 unit, sehingga lebih ramah bagi pengusaha UMKM yang baru berkembang.

“Hal ini memungkinkan pengusaha UMKM memperoleh kemasan yang berkualitas, menarik, dan tetap terjangkau, berkat dukungan subsidi dari pemerintah daerah,” ujar Ferdinan.

Hingga saat ini, UKB Kota Bandar Lampung telah melayani sedikitnya 187 pengusaha UMKM. Aktivitas layanan meningkat signifikan menjelang hari besar keagamaan, terutama Idul Fitri, seiring dengan melonjaknya permintaan produk UMKM.

Inisiatif ini menjadi bukti bahwa kolaborasi pusat dan daerah mampu menghadirkan solusi konkret yang memperkuat daya tahan sekaligus mendorong transformasi pengusaha UMKM menuju usaha yang lebih kompetitif dan berkelanjutan.

Recent Posts

Prof. Ahmad Tholabi Kharlie: Amandemen Konstitusi Harus Menjadi Langkah Terakhir dalam Menata Desentralisasi

MONITOR, Tangsel - Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, S.H.,…

1 jam yang lalu

Kemenhaj Buka Opsi Maskapai Alternatif untuk Tekan BPIH 2027

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI membuka opsi penggunaan maskapai alternatif dalam…

4 jam yang lalu

Rekor Pendaftar Terbanyak: 3.420 Abstrak Bersaing Ketat di AICIS+ 2026, 384 Naskah Lolos Seleksi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Direktorat…

7 jam yang lalu

Kemnaker Minta Peserta MagangHub Batch 2 Tertib Administrasi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meminta peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II tertib memenuhi…

8 jam yang lalu

Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Jadi Pencipta Solusi melalui Kewirausahaan

MONITOR, Bandung - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengajak mahasiswa mengembangkan…

8 jam yang lalu

Panen Demplot ExtraGen di Malang Tembus 12,5 Ton per Hektare, Pemkab Siapkan Pengembangan Lebih Luas

MONITOR, Malang - Pemerintah Daerah Kabupaten Malang bersama PT Indoraya Mitra Persada 168 (IMP 168)…

24 jam yang lalu