Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengangkat Sri Haryati sebagai Penjabat Sekertaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta.
MONITOR, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengangkat Sri Haryati sebagai Penjabat Sekertaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta. Pengambilan sumpah Sri Haryati, dilakukan di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, pada Rabu (7/10).
Anies berharap, Penjabat Sekretaris Daerah dapat melaksanakan tugas sebaik-baiknya selama 3 bulan atau sampai dengan penetapan Pejabat Sekretaris Daerah dilakukan melalui proses seleksi terbuka yang saat ini sedang berlangsung.
Lebih dari itu, Anies menyampaikan, tugas yang diembankan kepada penjabat Sekda, bukanlah tugas yang ringan, karena diamanatkan untuk menjalankan fungsi Sekda di masa krisis di tengah pandemi ini.
“Satu adalah krisis kesehatan karena COVID-19 dan Jabodetabek adalah salah satu episentrum terbesar. Yang kedua adalah kondisi perekonomian yang melemah. Yang ketiga, kondisi sosial yang sedang dinamis pada hari-hari ke depan. Ditambah lagi siklus pemerintahan pada bulan-bulan ini adalah siklus pembahasan perubahan APBD 2020 dan perencanaan APBD 2021. Karena itu, tidak ada kesempatan untuk mengambil jeda, harus langsung bergerak dengan cepat,” ujar Anies.
“Alhamdulillah selama tiga minggu inipun Ibu Asisten menjalankan peran sebagai Plt. sudah bergerak dengan cepat bersama seluruh jajaran. Saya berharap kecepatan itu dipertahankan, sehingga seluruh tantangan yang ada di depan kita bisa berjalan dengan baik,” tambahnya.
Anies mengatakan, pelantikan Penjabat Sekretaris Daerah ini disebabkan kekosongan jabatan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta yang wafat pada Rabu (16/9) lalu.
Anies menyebut, Penjabat Sekretaris Daerah didasarkan atas beberapa peraturan, yaitu:
“Saya berharap Penjabat Sekretaris Daerah menjalankan tugas ini secara all out. Ini adalah satu masa yang penuh tantangan, tapi kita semua yakin bahwa tantangan yang diberikan pasti sepadan dengan kemampuan yang ditumbuhkan dalam diri pribadi kita,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…
MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…
MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…
MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan bahwa pemerintah dan DPR RI…
MONITOR, Jakarta - Capaian swasembada pangan tidak cukup diukur dari peningkatan produksi dan ketersediaan pangan…