BERITA

Positif Covid-19, Direktur Pengembangan KBN Rahayu Ahmad Junaedi Tutup Usia

MONITOR, Jakarta – Direktur Pengembangan PT. Kawasan Berikat Nusantara (Persero) Rahayu Ahmad Junaedi menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Pertamina Jaya (RSPJ), Jakarta, pada Jumat, 18 September 2020 pukul 06.40 WIB.

Direktur Utama PT. KBN (Persero) H.M. Sattar Taba bersama jajaran manajemen dan karyawan KBN melakukan solat gaib di Masjid Darussalam KBN. Dari rumah sakit RSPJ, jenazah almarhum Rahayu Ahmad Junaedi kemudian dimakamkan di pemakaman San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat, sekitar pukul 11.30 WIB.

Pemakaman dihadiri oleh istri dan kedua putri almarhum, keluarga dan kerabat. Hadir pula Direktur Keuangan PT. KBN (Persero) Daly Mulyana, Direktur Utama Rumah Sakit Umum dan Pekerja KBN dr. Merty Supriharti, serta beberapa karyawan KBN.

Rahayu Ahmad Junaedi lahir di Pandeglang pada 14 November 1971. Almarhum meninggalkan seorang istri dan dua orang putri.
”Almarhum merupakan sosok yang dikenal kalem, visioner dan inovatif. Kiprahnya di PT. KBN membawa banyak perubahan dan kemajuan pada perusahaan. Saya bersama-sama pak Rahayu Ahmad Junaedi sudah 2,5 tahun ini memimpin KBN, tentu sangat kehilangan sosok seperti beliau. Almarhum seorang inisiator. Saya sangat terbantu dalam rangka peningkatan kinerja PT. KBN dan khususnya dalam pengembangan perusahaan,” kata Direktur Utama PT. KBN (Persero) H.M. Sattar Taba.

Ia menegaskan, apa yang sudah dilakukan oleh almarhum Rahayu Ahmad Junaedi untuk kemajuan KBN akan terus dikenang dan dilanjutkan oleh jajaran manajemen, serta seluruh karyawan KBN. Sattar Taba mendoakan agar apa yang telah dilakukan oleh beliau selama masa hidupnya menjadi amal jariyah di hadapan Tuhan yang Maha Esa.

”Mohon segala salah dan khilaf almarhum bapak Rahayu Ahmad Junaedi dapat dimaafkan,” kata Direktur Utama KBN ini. Ia bercerita, almarhum sebelumnya mengeluh sakit demam, kemudian dilakukan pengambilan sampel swab PCR pada 1 September 2020. Dua hari kemudian, tepatnya tanggal 3 September 2020, keluar hasil swab PCR: positif terkonfirmasi Covid-19.

Keesokan harinya beliau masuk rawat inap Isolasi Covid-19 di Rumah Sakit Umum dan Pekerja KBN di Kawasan Cakung, Jakarta. Dari tanggal 4 sampai 6 September 2020, keluhan selama dirawat masih demam naik turun, kemudian diperiksa laboratorium kembali untuk melihat adanya kemungkinan penyakit lain yang menyertai.

Pada 7 September 2020, hasil pemeriksaan IgM dengue positif (+), Tubex (+), demam masih ada. Dari hasil laboratorium diatas penyakit yang menyertai selain Covid-19 adalah Demam Dengue (Demam Berdarah). Pada 10 September 2020, beliau mengeluh nafas agak sesak, kemudian terjadi penurunan kadar Oksigen di dalam darah (Desaturasi), dilakukan persiapan Rujukan pro ICU Covid-19 di Rumah Sakit Pertamina Jaya (RSPJ).

Tiba di RSPJ pada Jumat, 11 September 2020 pukul 02.00 dini hari. Dilakukan pemasangan alat Endotracheal tube (alat yang dipasang langsung ke saluran nafas) untuk memperbaiki saturasi/kadar Oksigen dalam darah. Agar saturasi oksigen dalam darah tetap terjaga dibantu dengan alat bantu nafas (ventilator).
Beliau diberikan terapi IVIG, yaitu terapi Imunoglobulin untuk meningkatkan imunitas atau kekebalan tubuh. Terapi itu diberikan dengan tujuan memperbaiki keadaan umum pasien. Pemberian IVIG dilakukan sampai botol ke 7, pada pemberian botol ke 8 dihentikan karena terjadi Aritmia (Gangguan Irama Jantung).

Pada 15-16 September 2020, dilakukan pemberian TPK (terapi plasma). Pemberian terapi plasma dilakukan dua kali (1 kantong per hari). Kondisi setelah pemberian terapi plasma belum ada perubahan, masih demam naik turun dan masih terpasang ventilator untuk bantu nafas.

Pada 17 September 2020, keadaan umum masih lemah, masih terpasang ventilator untuk bantu nafas dan menjaga saturasi/kadar Oksigen dalam darah, demam masih ada. Dari hasil laboratorium mengarah ke sepsis (Infeksi). Tanggal 18 September 2020 pukul 06.40 WIB, beliau dinyatakan meninggal. Prosedur pemulasaran dan pemakaman jenazah sesuai Protokol Covid-19.

Direktur Keuangan PT. KBN (Persero) Daly Mulyana yang mengantar jenazah almarhum Rahayu Ahmad Junaedi ke pemakaman mendoakan almarhum ditempatkan sisi Tuhan yang Maha Kuasa, dan keluarga diberi kekuatan dan ketabahan.

”Saya dekat dengan almarhum pak Rahayu Ahmad Junaedi. Selain sama-sama di kantor, kami juga sering olahraga bareng. Olahraga di tengah keterbatasan situasi pandemi Covid-19. Saya pun sangat kehilangan beliau. Tapi mari kita ikhlaskan kepergiannya. Tuhan sayang pada beliau, sehingga dipanggil lebih dulu dari kita,” katanya.

Seusai magrib, pihak KBN menyelenggarakan pengajian dan doa bersama dari Masjid Darussalam KBN yang disiarkan secara langsung melalui media sosial, dan diharapkan dapat diikuti oleh seluruh karyawan dari rumah masing-masing. Pengajian dan doa bersama itu dilakukan tiga malam berturut-turut. Kemudian pada Jumat malam, 18 September 2020 pukul 19.30, digelar doa bersama oleh seluruh BUMN bidang kawasan industri melalui aplikasi zoom.

Recent Posts

UIN Jakarta Dukung Diplomasi Keislaman Kawasan melalui Seminar Kertas Tema SOM MABIMS ke-50

MONITOR, Jakarta— Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar Seminar Kertas Tema dalam rangka…

27 menit yang lalu

Indonesia Tuan Rumah SOM MABIMS ke-50, Menag Ajak Empat Negara Bangun Masyarakat Islam Berkeadaban

MONITOR, Jakarta - Indonesia menjadi tuan rumah Senior Officials Meeting (SOM) ke-50 Menteri Agama Brunei…

16 jam yang lalu

Ponpes Hamalatul Qur’an Sukoharjo Belum Berizin, Gugun Gumilar Dukung Penegakan Hukum Transparan

MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan bahwa lembaga Hamalatul Qur’an yang berada di Sukoharjo…

18 jam yang lalu

Rokhmin Dahuri: Modernisasi Pertanian Harus Tingkatkan Produktivitas dan Kesejahteraan Petani

MONITOR, CIREBON - Modernisasi pertanian melalui mekanisasi menjadi salah satu kunci meningkatkan produktivitas sekaligus memperbaiki…

1 hari yang lalu

Mazz Reza Pranata: Pemuda Harus Kuasai Ilmu, Skills, dan Jiwa Kewirausahaan

MONITOR, BOGOR - Seorang pemimpin tidak cukup hanya mengandalkan kecerdasan intelektual dan idealisme. Mereka juga…

2 hari yang lalu

Riset Mahasiswa PTKIN Naik Kelas, Manfaatnya Nyata Dirasa Masyarakat

MONITOR, Yogyakarta - Setelah medali diraih dan pameran ditutup, ke mana hasil riset mahasiswa akan…

2 hari yang lalu