Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo
MONITOR, Jakarta – Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Rahayu Saraswati, mengungkapkan bahwa ketauladanan dari pemimpin adalah yang utama dalam penerapan disiplin protokol kesehatan Covid-19.
Menurut Saraswati, jika wilayah DKI Jakarta akan menerapkan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), maka kemungkinan besarnya wilayah Tangsel pun akan menerapkan hal yang sama.
Di sisi lain, Saraswati menyebutkan, sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, maka perlu untuk terus menyosialisasikan dan menegakkan sanksi disiplin jika tidak menggunakan masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak dan sebisa mungkin menghindari kerumunan.
“Dan, yang utama dari itu adalah adanya suri tauladan dari pemimpin dan aparat untuk memberi contoh tentang kedisiplinan itu,” ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima MONITOR, Jakarta, Jumat (11/9/2020).
Karenanya, Saraswati akan lebih memperbanyak tatap muka virtual dalam kampanyenya, dan siapa pun warga Tangsel boleh menghubungi hotline Saraswati untuk bertatap muka lewat aplikasi Zoom atau ia sebut sebagai program ‘ber-ZOOM-pa’.
“Kami yang pertama mensosialisasikan kepada publik ajakan untuk mengefektifkan perjumpaan tatap muka lewat daring, dengan ajakan ‘ber-ZOOM-pa’,” ujarnya.
MONITOR, Manado – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mendorong pelibatan masyarakat…
MONITOR, Jakarta - Sejumlah masa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita (KoMPAS) menggelar…
MONITOR, Cirebon - Bantuan ayam petelur kepada kelompok ternak harus menjadi modal awal untuk membangun…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar membawa sejumlah peluang kerja sama internasional dari hasil…
MONITOR, Bali – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa Kredit…
MONITOR, Jakarta -Wakaf produktif perlu dikembangkan dari praktik filantropi keagamaan menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi, pendidikan,…