POLITIK

PKS Sarankan Dana Influencer Dialihkan untuk Riset Vaksin

MONITOR, Jakarta – Miliaran dana untuk membayar jasa para influencer menimbulkan spekulasi publik, terutama soal transparansi anggaran yang digunakan. Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera pun tak luput mengomentari kebijakan ini.

Ia mempertanyakan manfaat dari alokasi dana bagi influencer yang jumlahnya miliaran itu. Bahkan Mardani menyinggung maksud dibalik kebijakan tersebut apakah hanya bagian dari pencitraan pemerintah. Apalagi, ia mengatakan dana tersebut sudah teralokasi sejak tahun 2014 lalu.

“Akhir-akhir ini ramai temuan mengenai anggaran influencer yang mencapai 90an miliar sejak 2014. Apakah ini bagian dari pencitraan yang sedang pemerintah lakukan? Atau bentuk ketidak yakinan pemerintah atas kebijakannya? Kinerja pemerintah biar lah masyarakat sendiri yang menilai,” kata Mardani Ali Sera dalam keterangannya, Rabu (26/8).

Anggota Komisi II DPR ini menekankan perlu adanya transparansi dalam penggunaan dana tersebut, mengingat transparansi para influencer di Indonesia sangatlah minim. Mardani mengingatkan bahwa publik perlu tahu mana publikasi yang bersifat pribadi dan mana yang sesuai permintaan pemerintah.

“Uang masyarakat harus jelas pertanggungjawabannya,” tandasnya.

Lebih lanjut, Mardani pun menyarankan sebaiknya dana jasa influencer tersebut dialokasikan untuk kebutuhan penanganan pandemi, misalnya dalam sektor kesehatan.

“Saat ini kita berkejaran dengan waktu. Sebaiknya dana tersebut dialihkan untuk mengatasi pandemi (kesehatan) serta keperluan riset vaksin karena mendesak untuk dilakukan. Mengingat krisis pandemi belum menunjukkan tanda-tanda penurunan kasus,” pungkasnya memberikan saran.

Recent Posts

Kementerian UMKM Perkuat Transformasi Tata Kelola UMKM Melalui SAPA UMKM

MONITOR, Lombok Barat – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan komitmennya untuk mewujudkan transformasi…

4 jam yang lalu

Kemenag Tegaskan Madrasah Harus Bebas Kekerasan, Dirjen Pendis: Dorong Kurikulum Berbasis Cinta Lewat Matamuda 2026

MONITOR, Jakarta - Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama RI, Prof. Amien Suyitno, menegaskan bahwa madrasah…

7 jam yang lalu

Anak Gunung Krakatau Aktif, Waka Komisi V DPR Ingatkan Pentingnya Keamanan Masyarakat dan Jalur Pelayaran

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras menekankan pentingnya…

12 jam yang lalu

Siswa Diduga Korban Bullying Ledakkan Bom Rakitan, Legislator Dorong Ciptakan Lingkungan Sekolah yang Guyub

MONITOR, Jakarta - Anggota DPR RI Alex Indra Lukman menyoroti aksi seorang pelajar berinisial R…

13 jam yang lalu

Menag Resmi Buka KKN Nusantara VI 2026: Mahasiswa dari 42 PTK Se-Indonesia Bawa Semangat Ekoteologi di Tanah Baduy

MONITOR, Serang - Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia, secara resmi membuka…

18 jam yang lalu

Puan Soal Krisis Murid di Sekolah Negeri: Harus Jadi Alarm Tata Ulang Pelayanan Pendidikan Dasar Nasional

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti fenomena sekolah negeri yang kekurangan murid…

1 hari yang lalu