Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini
MONITOR, Jakarta – Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini, mengingatkan tantangan penyelenggaraan Pilkada serentak ditengah pandemi sangatlah berat. Hal penting yang disorot Titi adalah mengenai politisasi bansos.
Titi menilai, tidak menutup kemungkinan kandidat calon kepala daerah akan memanfaatkan program penanganan bantuan Covid-19 ini untuk disebarkan kepada masyarakat. Ia berharap, publik mewaspadai ancaman potensi politisasi bansos ini.
“Tantangannya juga akan semakin berat di masa pandemi ini, apalagi banyak program penanganan Covid-19 memicu praktik politisasi bansos dan program pemulihan dampak Covid-19 oleh aktor politik yang berkompetisi,” kata Titi Anggraini, dalam sebuah diskusi online.
Bahkan, dikatakan Titi, praktik politisasi bansos kemungkinan besar akan melibatkan para aparatur sipil negara (ASN) untuk memuluskan upaya tersebut di beberapa daerah.
“Politisasi program Covid-19 ini kemungkinan besar akan melibatkan ASN daerah,” imbuhnya.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat langkah stabilisasi harga ayam hidup (live bird) di…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) memfasilitasi 15 skema sertifikasi…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menyampaikan bahwa jemaah haji Indonesia mulai…
MONITOR, Bogor – Anggota Komisi IV DPR RI yang juga Ketua Umum Masyarakat Akuakultur Indonesia…
MONITOR, Jeddah — Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, melepas kepulangan perdana jemaah haji Indonesia…
MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menghadiri upacara persemayaman dan pelepasan jenazah Jenderal TNI (Purn)…