Categories: MEGAPOLITAN

Terungkap, Ternyata Pejabat Bawaslu Depok Tertular Usai Nekat Mandikan Jenazah Covid-19

MONITOR, Depok – Ketua Bawaslu Kota Depok, Luli Barliani membenarkan seorang pejabat di kantornya dinyatakan positif Covid-19 karena tertular setelah memandikan jenazah keluarganya yang juga terpapar positif Covid-19.

“Yang saya tahu demikian (tertular usai memandikan jenazah keluarganya),” kata Luli saat dikonfirmasi MONITOR, Kamis (20/08/2020) malam.

Namun demikian Luli mengatakan, dirinya belum berani memastikan bahwa pejabat tersebut positif terpapar Covid-19 usai memandikan jenazah keluarganya.

“(Keluarganya-red) katanya sakit di rumah sakit. Sehari sebelum meninggal dinyatakan positif Covid-19. Jadi yang namanya (keluarga-red) terpanggil (untuk memandikan jenazah),” ungkapnya.

“Jadi dia beruntun tuh, hari Rabu (keluarga 1- red) meninggal, hari Kamis (keluarga 2 -red) meninggal. Mungkin dia ikut mengurusnya. Jadi, saya pikir itu manusiawi (terpanggil untuk mengurus jenazah),” tambahnya.

Lebih lanjut Luli menjelaskan, beberapa hari usai memandikan jenazah keluarganya di wilayah Jawa Timur, pejabat tersebut dipanggil oleh pimpinan Bawaslu Jabar untuk menghadap ke kantor.

“(Sebelum menghadap pimpinan Bawaslu Jabar) Hari Selasanya dia datang (ke saya) dengan kondisi batuk, terus langsung saya suruh pulang. Jangan masuk lagi sebelum sembuh batuknya, saya bilang begitu,” ujarnya.

Meski demikian Luli menyebut, kejadian yang menimpa pejabatnya tersebut merupakan musibah dari Yang Maha Kuasa. Sebab menurut dia, Bawaslu Kota Depok telah menerapkan protokol Covid-19 dengan ketat.

“Dari awal Pandemi Covid-19 kita juga rutin melakukan penyemprotan disinfektan, saat itu kita juga mengimbau seluruh anggota kita agar mengenakan masker, di Depok ini mungkin kita (Bawaslu -red) yang pertama kali mengkampanyekan penggunaan masker,” katanya.

Atas kejadian tersebut, Luli kembali mengingatkan seluruh anggotanya hingga tingkat Kecamatan (Panwascam) dan Kelurahan/Desa (PKD) agar lebih ketat menerapkan protokol Covid-19, baik itu dalam bertugas maupun diluar tugas.

“Penerapan protokol Covid-19 dengan ketat ini untuk kebaikan diri kita dan masyarakat, jangan abai,” pungkasnya.

Recent Posts

Oktober 2026, Forum Antaragama G20 dan MHM Gelar KTT 2026 di Amerika Serikat

MONITOR, Jakarta - Asosiasi Forum Antar Agama G20 (IF20) bersama Majelis Hukama Muslimin (MHM) akan mengadakan…

10 jam yang lalu

Pembangunan Gedung Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta: Lompatan Peradaban Menata Ulang Arah Keilmuan

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, meresmikan pembangunan Gedung Fakultas Ushuluddin UIN Syarif…

12 jam yang lalu

Mei, Gerakan Sosial, dan Ancaman Keamanan Nasional

Oleh: Robi SugaraDosen Keamanan Internasional, Prodi HI, FISIP, UIN Jakarta Mei akan selalu menjadi bulan…

15 jam yang lalu

Ikatan Alumni FISIP UIN Jakarta Bela Saiful Mujani: Ini Bukan Makar, tapi Kritik Total

MONITOR, Jakarta - Adriansyah selaku Ketua Umum Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik…

16 jam yang lalu

UU PPRT Diharap Jamin Hak Hingga Tingkatkan Harkat dan Martabat PRT

MONITOR, Jakarta - DPR RI baru saja mengesahkan Undang-undang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT).…

1 hari yang lalu

DPR Soroti Kenaikan Harga Minyak Goreng Hingga BBM yang Beratkan Rakyat

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti kenaikan harga kebutuhan pokok dampak dinamika…

1 hari yang lalu