MEGAPOLITAN

Hari Gizi Nasional ke-66, Pemkot Tangsel Targetkan Stunting Turun ke 7 Persen

MONITOR, Tangerang Selatan – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam upaya percepatan penurunan stunting dan pemenuhan gizi masyarakat.

Hal itu disampaikan dalam peringatan Hari Gizi Nasional ke-66 yang digelar di Aula Blandongan, Puspemkot Tangsel, Jumat (17/04/2026), sekaligus dirangkaikan dengan kegiatan halalbihalal para pemangku kepentingan bidang gizi.

“Seluruh stakeholder harus memiliki visi yang sama. Penanganan stunting dan pemenuhan gizi ibu hamil, balita, dan anak adalah tanggung jawab bersama, tidak bisa berjalan sendiri-sendiri,” ujar Pilar.

Ia menyebut kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk menyatukan langkah antara berbagai pihak, mulai dari puskesmas, Dinas Kesehatan, hingga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Dalam kesempatan tersebut, Pilar mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Tangerang Selatan menargetkan angka stunting turun menjadi 7 persen pada 2026. Target ini didorong melalui berbagai program, seperti pemenuhan gizi ibu hamil dan menyusui, pemberian tablet tambah darah bagi remaja, serta dukungan program nasional Makan Bergizi Gratis.

Saat ini, terdapat 97 SPPG yang beroperasi di wilayah Tangerang Selatan. Pemerintah daerah mendorong seluruh SPPG untuk segera mengantongi Sertifikat Laik Higienis Sanitasi (SLHS) guna menjamin kualitas dan keamanan pangan.

“Kami dorong semua SPPG untuk mengurus SLHS dan berkoordinasi dengan Pemkot. Kolaborasi ini penting agar layanan gizi semakin optimal,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemkot juga siap melakukan intervensi lingkungan, seperti penanganan drainase tersumbat hingga pembersihan area sekitar fasilitas pangan yang berpotensi mengganggu kualitas makanan.

Selain itu, melalui Dinas Kesehatan, Pemkot memiliki kewenangan memberikan rekomendasi kepada Badan Gizi Nasional apabila terdapat SPPG yang dinilai tidak layak beroperasi.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan standar kesehatan masyarakat tetap terjaga.

Dengan sinergi seluruh pihak, Pemkot Tangerang Selatan optimistis target penurunan stunting dapat tercapai dan kualitas gizi masyarakat semakin meningkat.

Recent Posts

MUI: Penundaan Pelaksanaan Wajib Halal Menunjukkan Kekurang Siapan

MONITOR, Jakarta - Ketua Bidang Halal Majelis Ulama Indonesia (MUI), DR. KH Masyhuril Khamis, SH.,…

11 jam yang lalu

Menhaj: Belanja Haji Capai 4 Triliun, UMKM Daerah Harus Ambil Peluang

MONITOR, Gowa - Penyelenggaraan haji bukan hanya urusan perjalanan dan ibadah. Aktivitas jutaan jemaah dan…

11 jam yang lalu

Kawendra Dorong HKTI Kawal Aspirasi Petani, Bantuan Ayam Petelur dan 20 Etalase Disalurkan di Lumajang

MONITOR, Lumajang - Anggota DPR RI Kawendra Lukistian mendorong Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten…

1 hari yang lalu

HKTI Lumajang Dorong Hilirisasi Pertanian, PAC di 21 Kecamatan Diminta Dampingi Petani

MONITOR, Lumajang - Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang mendorong percepatan hilirisasi produk pertanian…

2 hari yang lalu

MUI Desak Penegakan Hukum Tegas terhadap Pelaku Karhutla, Serukan Salat Istisqa dan Qunut Nazilah

MONITOR, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap pelaku…

2 hari yang lalu

Jasa Marga Fasilitasi Lima UMKM Binaan di Trade Expo Indonesia 2026

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus mendorong kemandirian dan daya saing Usaha…

2 hari yang lalu