Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta Cucu Ahmad Kurnia
MONITOR, Jakarta – Meninggalnya Kepala Dinas (Kadis) Ahamad Cucu Kurnia cukup mengagetkan jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Tak sedikit yang bertanya-tanya mengenai penyakit apa yang menjadi penyebab meninggalnya Cucu.
Sekdis Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Gumilar Ekalaya, misalnya. Ia menjelaskan bahwa Cucu meninggal bukan karena COVID-19. Cucu dipastikan meninggal karena penyakit jantung di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih, Jakarta Pusat dan menghembukan napas terakhirnya pukul 16.55 WIB.
“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Benar, Pak Cucu meninggal. Sempat ada keluhan sesak napas, sehingga telah dilakukan pemeriksaan swab untuk antisipasi dan memastikan gejala. Namun hasil swab yang keluar Rabu malam (12/8) hasilnya negatif. Tadi saya dapat info Pak Cucu rencana hari ini akan dipindah dari ruang isolasi ke ruang perawatan biasa karena bukan COVID-19. Namun sore ini ada berita duka itu,” terang Gumilar.
Diketahui, Cucu dirawat sejak Sabtu (8/8) dengan keluhan sesak napas. Jenazah akan dibawa ke rumah duka di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara dan rencananya akan dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat.
Cucu Ahmad Kurnia menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sejak 8 Januari 2020. Sebelumnya Cucu diketahui sempat terpilih sebagai Abang Jakarta pada tahun 1995.
LPM UIN Sunan Kalijaga Berbagi Strategi Implementasi SPMI Berdasarkan Permendiktisaintek Nomor 10 Tahun 2026 MONITOR,…
MONITOR, Wakatobi - Pengakuan UNESCO terhadap suatu kawasan sebagai cagar biosfer tidak otomatis menjamin keberhasilan…
MONITOR, Cirebon - Hasil panen padi petani di Blok Makam Kidul, Desa Ujunggebang, Kecamatan Susukan…
MONITOR, Sukoharjo – Kementerian Agama (Kemenag) RI menegaskan komitmennya untuk hadir memberikan pelayanan, pembinaan, dan…
MONITOR, Yogyakarta - Ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat penyerapan telur ayam ras senilai Rp30 miliar melalui…