POLITIK

PDIP Ogah Koalisi dengan Demokrat, Andi Arief: Musim Covid kok Jualan Ideologi

MONITOR, Jakarta – PDI Perjuangan tampaknya belum bisa memutuskan siapa sosok dari dua kandidat yang akan didukung maju memperebutkan kursi nomor satu di Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Medan. Kedua kandidat tersebut adalah Akhyar Nasution kader PDIP yang kini duduk sebagai Plt Wali Kota Medan, dan menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution.

Kendati belum menentukan pilihan, sikap politik partai pimpinan Megawati Soekarnoputri ini seakan sudah terbaca. Pasalnya, Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat menegaskan partainya tidak akan berkoalisi dengan Partai Demokrat dan PKS di Pilkada.

Djarot mengatakan, keputusan itu diambil atas dasar pertimbangan ideologis partainya. Sebagaimana diketahui, Akhyar Nasution telah mendapatkan dukungan politik dari Partai Demokrat dan PKS.

“Partai mengambil keputusan atas dasar pertimbangan ideologis bagaimana Pancasila dijalankan dalam seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Aspirasi untuk tidak bekerja sama dengan Partai Demokrat dan PKS banyak saya terima,” kata Djarot dalam keterangannya, Minggu (19/7).

Menanggapi hal ini, Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief menegaskan pilkada itu syaratnya adalah kursi bukan ideologi. Bahkan Andi mengungkapkan ada sebanyak 35 pasangan calon dari Demokrat yang bekerjasama dengan PDIP.

“Pilkada itu syaratnya kecukupan kursi. Bukan kecukupan ideologi Pak Jarot. Politik nasional tidak linier dengan politik lokal. Dari 147 rekom Partai Demokrat yg keluar, ada 35 kerjasama paslon PDIP dengan Partai Demokrat,” ujar Andi Arief dalam laman tertulisnya, Senin (20/7).

Ia pun meminta agar Djarot tidak melulu berjualan ideologi. “Musim Covid kok seneng jualan ideologi,” sindirnya.

Recent Posts

Mahasiswa KKN FIKOM Universitas Pancasila Gelar Pelatihan Digital Marketing, Perkuat Daya Saing UMKM Desa Tonjong

MONITOR, Bogor – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 2 Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas…

1 jam yang lalu

Rembuk Generasi Muda NU dukung Gus Hery Haryanto Azumi Maju Ketum PBNU

MONITOR, Jakarta - Rembuk Generasi Muda Nahdlatul Ulama Nasional yang digelar di Roti Romi, Tebet…

2 jam yang lalu

SETARA Institute Kritik Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak

MONITOR, Jakarta – Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Pers Hendardi, mengkritik pelibatan Bintara Pembina Desa…

2 jam yang lalu

Nanik S Deyang Mundur, Ketua DPR Dorong Kepala BGN Baru Bisa Perbaiki Kinerja Lembaga

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi mundurnya Nanik S. Deyang dari jabatannya…

4 jam yang lalu

Kemenag Perkuat Perlindungan Anak di Lingkungan Pendidikan Keagamaan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) terus memperkuat perlindungan anak di lingkungan pendidikan keagamaan melalui…

4 jam yang lalu

Danantara Indonesia Tinjau Transformasi Layanan Jasa Marga

MONITOR, Jakarta - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono mendampingi Kepala…

5 jam yang lalu