INTERNASIONAL

DPR Yakin AS Mampu Kendalikan Situasi Pasca Kematian George Floyd

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI bidang Korpolhukam, Aziz Syamsuddin, mengaku prihatin atas peristiwa gelombang demonstrasi besar yang terjadi di Amerika Serikat (AS) atas kematian George Floyd.

Aziz menilai segala bentuk tindakan kekerasan tidak akan membawa keuntungan bagi pihak manapun. Sebagai Negara sahabat, Aziz mengatakan Indonesia menginginkan AS yang merupakan salah satu negara demokratis terbesar di dunia dapat kembali Kondusif di tengah Pandemi Covid 19.

“Perkembangan yang terjadi sepenuhnya urusan dalam negeri Amerika, namun saya meyakini fondasi demokrasi serta aturan hukum di sana mampu mengendalikan situasi yang sedang berkembang secara konstruktif,” kata Aziz, di Komplek Parlemen, Senayan, Kamis (4/5).

“Pemerintah Amerika seyogyanya dapat segera merangkul para tokoh agama dan masyarakat untuk meredakan permasalahan ini, jangan sampai berlarut dan membawa dampak signifikan ke berbagai aspek,” tambahnya.

Politisi Golkar itu juga menghimbau agar masyarakat Indonesia yang masih berada di Amerika tidak ikut turun ke jalan. Hal itu, sambung dia, guna mencegah terjadinya sesuatu yang tidak diharapkan.

Sebagai pemerintahan yang menganut sistem demokratis di seluruh dunia tentunya tidak menyukai adannya ketidakadilan, khususnya rasisme. Dimana, Indonesia sendiri memiliki UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis yang mengatur tentang hal ini.

“Jangan ada oknum yang mengadu domba dalam peristiwa ini, dan ini perlu segera diluruskan dan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku. Sehingga Law and Order akan mampu diterapkan dengan baik dalam rangka memutus peredaran disinformasi maupun ‘hate speech’ dan segala bentuk ujaran kebencian yang era digital saat ini,” paparnya.

“Sehingga kita bisa kembali fokus menangani Covid 19 dan kembali menjalankan roda ekonomi serta penerapan ‘New Normal’ sesuai dengan tantangan global saat ini,” tandas mantan ketua komisi III DPR RI itu.

Recent Posts

Kemenhaj Sampaikan Duka, Jemaah JKG-27 Muhammad Firdaus Ditemukan Wafat

MONITOR, Makkah — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Muhammad…

4 jam yang lalu

Kemnaker: Sertifikasi Kompetensi Perkuat Daya Saing Lulusan Magang

MONITOR, Jakarta — Menjelang berakhirnya Program Magang Nasional Batch 2 pada 23 Mei 2026, Kementerian Ketenagakerjaan…

5 jam yang lalu

Seluruh Jemaah Telah Diberangkatkan ke Tanah Suci, Layanan Armuzna Dimatangkan

MONITOR, Makkah — Kementerian Haji dan Umrah memastikan seluruh jemaah haji Indonesia telah diberangkatkan menuju Arab…

6 jam yang lalu

Menteri UMKM dan Menkomdigi Berkolaborasi Perkuat Pelindungan UMKM di Marketplace

MONITOR, Jakarta — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI Maman Abdurrahman berkolaborasi dengan Menteri…

6 jam yang lalu

Sering jadi Titik Krusial, Komnas Haji minta Pengelolaan Muzdalifah jadi Prioritas Utama Puncak Haji 2026

MONITOR, Mekkah - KOMNAS HAJI menyoroti pentingnya pengelolaan pergerakan jemaah di kawasan Muzdalifah menjelang puncak…

21 jam yang lalu

Rokhmin Dahuri dorong Transformasi Pemanfaatan Biodiversitas Laut Berbasis Inovasi menuju Indonesia Emas 2045

MONITOR, Yogyakarta - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyelenggarakan National Policy Dialogue bertajuk “Kedaulatan…

21 jam yang lalu