Suasana pembagian sembako untuk TPK yang membutuhkan. (Foto: Istimewa)
MONITOR, Depok – Sebanyak 3.400 Tenaga Pendidik dan Kependidikan (TPK) di Kota Depok mendapatkan bantuan berupa sembako. Bantuan tersebut diinisiasi oleh para guru negeri dan swasta untuk TPK yang terkena dampak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara ekonomi.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok Mohammad Thamrin mengatakan, total donasi yang terhimpun untuk bantuan tersebut sebanyak Rp 400 juta. Dirinya pun mengapresiasi aksi kepedulian para guru di Depok yang sudah menggalang donasi di tengah pandemi Covid-19.
“Dari total donasi tersebut, dibelanjakan paket sembako senilai Rp 150 ribu. Untuk dibagikan kepada 3.400 TPK yang membutuhkan,” katanya di Balai Kota Depok, belum lama ini.
Dia menuturkan, gerakan kepeduliaan ini murni inisiatif guru Kota Depok. Sembakonya pun, imbuhnya, dibelanjakan di sejumlah koperasi di Kota Depok.
“Jadi gerakan ini juga berdampak positif untuk mendorong perekonomian Kota Depok,” tuturnya.
Thamrin menambahkan, paket sembako didistribusikan ke perwakilan SD dan SMP di masing-masing kecamatan. Agar tidak menimbulkan kerumunan, sambung dia, para penerima manfaat diberikan jadwal beserta titik lokasi pengambilan sembako.
“Misalkan di wilayah Bojongsari titiknya di SDN 01 Bojongsari atau di Kecamatan Sukmajaya ada di SDN 11 Mekarjaya. Nanti mereka dijadwal, pukul berapa datangnya, sehingga meminimalisir kerumunan,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta - Panitia Seleksi (Pansel) Calon Anggota Komisi Informasi Pusat periode 2026–2030 resmi mengumumkan…
MONITOR, Jakarta - Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Waryono Abdul Ghafur mengatakan indeks…
MONITOR, Jakarta - Organisasi Forum Ekonomi Dunia (World Economy Forum/WEF) mendukung penuh pelaksanaan Ocean Impact…
MONITOR, Jakarta - Pendekatan ekoteologi yang dikembangkan Kementerian Agama sejalan dengan langkah tegas Presiden dalam…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian menegaskan komitmennya dalam memastikan investasi yang masuk ke Indonesia tidak…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengusulkan agar Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) dihapus…