PEMERINTAHAN

Pemerintah Sita 4 Juta Hektar Lahan dan Tutup 1.000 Tambang Ilegal

MONITOR, Jakarta – Pendekatan ekoteologi yang dikembangkan Kementerian Agama sejalan dengan langkah tegas Presiden dalam menertibkan tambang ilegal dan praktik perusakan lingkungan, yang menempatkan perlindungan alam sebagai bagian dari tanggung jawab negara dan etika publik.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen tersebut saat berpidato di World Economic Forum di Swiss, Kamis (22/1/2026). Presiden Prabowo menyatakan tidak akan memberi ruang bagi praktik suap dan eksploitasi sumber daya alam yang mengabaikan kedaulatan hukum Indonesia.

“Mungkin para pengusaha rakus yang menyebut diri mereka wirausaha ini merasa tidak perlu mengakui kedaulatan pemerintah Indonesia. Atau mungkin mereka merasa dapat menyuap seluruh pejabat pemerintahan,” ujar Presiden.

Prabowo Subianto pun menantang pihak-pihak yang masih mencoba melakukan praktik tersebut. “Baiklah, saya menantang mereka untuk mencoba suap di pemerintahan saya. Mereka akan mendapatkan kejutan besar,” sambungnya.

Presiden mengungkapkan, hingga kini pemerintah telah menutup 1.000 tambang ilegal di berbagai wilayah. Namun, laporan dari jajarannya menunjukkan masih terdapat sedikitnya 1.000 tambang ilegal lain yang tengah dibidik untuk ditindak.

Selain itu, dalam satu tahun pertama masa pemerintahannya, negara telah menyita sekitar empat juta hektar lahan perkebunan dan pertambangan ilegal, serta mencabut izin 28 perusahaan yang menguasai 1,01 juta hektar lahan karena terbukti membuka perkebunan di kawasan hutan lindung.

Langkah-langkah tersebut sejalan dengan ekoteologi yang dikembangkan Kementerian Agama, yang memandang perusakan lingkungan bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi juga persoalan moral dan spiritual. Melalui pendekatan keagamaan, Kemenag mendorong kesadaran umat bahwa menjaga alam merupakan amanah keimanan dan tanggung jawab bersama dalam kehidupan berbangsa.

Recent Posts

Dari Aspirasi Komunitas Tuli hingga Masuk MTQ Nasional, Kemenag Terus Kembangkan Al-Qur’an Isyarat

MONITOR, Semarang - Pengembangan Al-Qur’an Isyarat di Indonesia terus bergerak maju, mulai dari aspirasi komunitas…

2 jam yang lalu

Menteri Agama Lantik Dirjen Pesantren Pertama dan Empat Rektor PTKN

MONITOR, Jakarta – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar melantik Direktur Jenderal (Dirjen) Pesantren pertama serta empat…

5 jam yang lalu

Kemnaker: UU PPRT Perjelas Hak dan Kewajiban Pekerja Rumah Tangga

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan bahwa Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pelindungan Pekerja…

6 jam yang lalu

Kemenhaj Luncurkan Hotline Pengaduan “Bongkar Mafia Haji dan Umrah” untuk Perkuat Perlindungan Jemaah

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) meluncurkan hotline pengaduan “Bongkar Mafia Haji dan…

8 jam yang lalu

Menag Raih Penghargaan Bali Top Hospitality Leader in Religious Tourism Development

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mendapat penghargaan di bidang pengembangan pariwisata keagamaan. Menag…

10 jam yang lalu

Menhaj: Tantangan Haji 2027 Lebih Berat, Kemenhaj Tak Boleh Berpuas Diri

MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mengingatkan jajaran Kementerian Haji…

12 jam yang lalu