POLITIK

Muncul Polling ‘Menteri Paling Peduli Lawan Corona’, GPN: Kurang Pantas dan Memalukan

MONITOR, Jakarta – Sebuah polling atau jajak pendapat online muncul di sosial media terkait menteri yang paling peduli terhadap upaya penanganan dan penanggulangan coronavirus Disease (Covid-19).

SIAPAKAH MENTERI YANG PALING PEDULI TERHADAP LAWAN CORONA”, demikian judul Polling di portal pollingkita.com dan beredar di media sosial itu.

Hasilny, dalam polling tersebut nama Menteri BUMN Erick Thohir berada di peringkat tertinggi dengan nilai diatas 60 persen.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Jenderal DPP Gerakan Pemuda Nusantara Muhammad Adnan menyayangkan adanya polling tersebut yang seolah-olah menafikan peran yang lain, padahal semua pihak baik pemerintah maupun swasta yang tak terhitung tenaga, waktu, pikiran bahkan nyawa yang jadi taruhan, akibat paparan virus Covid-19 yang mematikan ini. 

“Apa demikian pedulinya menteri BUMN dalam menangani Corona? rasanya biasa saja, karena hampir seluruh stakeholder pemerintah terlibat saling menopang kebijakan multisektor guna menolong banyak orang,” kata Adnan melalui keterangan tertulisnya kepada MONITOR. Minggu (12/4/2020).

Adnan menduga, ada keterkaitan antara Polling soal Menteri yang paling peduli melawan virus corona dengan akun FACEBOOK dan INSTAGRAM Erick Thohir For Presiden. “Jangan sampai masyarakat menduga atau berpikiran bahwa ada pengerahan Buzzer Medsos oleh Kementerian BUMN untuk memainkan penggiringan opini seperti itu,” terangnya.

Menurut Adnan, pencitraan murahan ala Polling ini rasanya tak perlu dilakukan, disaat energi negeri ini sedang terkuras untuk melawan dampak Covid-19. “Kurang pantas dan memalukan rasanya jika memanfaatkan momentum saat ini untuk mencuri popularitas,” katanya.

“Sangat tidak elok apabila Buzzer-buzzer membuat Polling soal Menteri yang paling peduli lawan Corona disaat semua pihak harus bersatu bekerjasama menanggulangi Corona. Bukan malah ingin menganggap dirinya paling hebat”, tegas Adnan.

Recent Posts

Kebuntuan Arah Pembangunan Indonesia di Tengah Distorsi Program Populis dan Keterpurukan Moneter

Oleh:Ramadhan, M.A.(Ketua PB PMII Bidang Ekonomi dan Investasi) Pemerintahan era baru selalu datang dengan janji…

4 jam yang lalu

Benarkah Hantavirus Bisa Jadi Pandemi Baru? Ahli Epidemiologi UIN Jakarta Beri Penjelasan dan Imbauan Penting

MONITOR, Ciputat – Kemunculan informasi mengenai Hantavirus yang ramai diperbincangkan di media sosial memunculkan kekhawatiran…

5 jam yang lalu

55 Juta Peserta BPJS Tak Aktif, Komisi IX DPR Minta Tunggakan Iuran Rakyat Miskin Segera Diputihkan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi menyoroti pengelolaan kepesertaan Program Jaminan Kesehatan…

7 jam yang lalu

UU Polri Atur Penguatan Peran Kompolnas, Legislator: Dukung Pengawasan Eksternal Bagi Kepolisian

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah meyakini Undang-Undang tentang Perubahan Ketiga atas…

7 jam yang lalu

Komisi XI DPR: UU P2SK yang Baru Perkuat Tata Keuangan RI di Tengah Kemajuan Zaman

MONITOR, Jakarta - DPR RI telah mengesahkan Revisi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan…

8 jam yang lalu

Warga Sangihe Terisolasi Akibat Gempa Dahsyat di Sulut, Puan Dorong Ketangguhan Bencana di Pulau Terluar

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah segera menjangkau masyarakat terdampak gempa…

8 jam yang lalu