BERITA

Di Tengah Covid-19, Alumni Petugas Haji Masih Optimis Haji Berjalan sesuai Jadwal

MONITOR, Jakarta – Alumni petugas haji optimis penyelenggaraan haji tahun 2020 ini dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan dalam rencana perjalanan haji tahun ini. Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Penyelengaraan Haji dan Umrah Kemenag sekaligus, Prof. Dr. H Nizar, dalam Diskusi Jagong Haji dan Umrah melalui daring aplikasi Zoom, Jumat (10/04).

Nizar yang juga merupakan Ketua Dewan Penasehat PB FKAPHI ini mengatakan, meski belum ada keputusan dari Pemerintah Arab Saudi, Kemenag sudah menyiapkan tiga skema penyelenggaraan haji tahun 2020 ini.

Ketiga skema tersebut, kata dia, antara lain skema jika penyelenggaraan haji berjalan normal, skema penyelenggaraan haji dengan pembatasan kuota serta skema jika penyelenggaraan haji dibatalkan.

“Teman-teman semua saya harapkan prinsipnya kita sudah harus siap melaksanakan opersional haji,” kata Nizar.

Menurutnya, jika haji dilaksanakan atau tidaknya oleh Pemerintah Arab Saudi tetap tidak ada ruginya apabila kita terus melakukan persiapan, jika memang dibatalkan jemaah yang sudah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) akan diprioritaskan akan diberangkatkan tahun depan atau Bipihnya bisa dikembalikan lagi ke jemaah haji.

“Apa sih ruginya kalau haji tetap dilaksanakan atau tidak (baca Covid-19), andai kata haji dibatalkan oleh Pemerintah Arab Saudi apa ruginya kita? Kan tidak ada ruginya. Jemaah masih tetap bisa menanti tahun 2021 dari segi waiting list memang jadi tambah panjang kalau dari sisi finansial tidak ada ruginya, sementara ada atribut-atribut petugas ya gak apa-apa kalau tahun ini tidak jadi kan bisa digunakan tahun depan, begitu juga buku manasik yang tahun ini tidak bisa digunakan nanti bisa digunakan tahun depan,” jelas Nizar.

“Begitu juga bagi jemaah yang melakukan pelunasan, apabila nanti haji dibatalkan pemerintah Arab Saudi, ya duitnya bisa dikembalikan. Kalau mau disimpan di Bank Penerima Setoran Bpih ya jauh lebih baik nanti tunggal dihitung selisihnya berapa, karena secara logika gak mungkin berkurang malah bertambah,” sambungnya.

Nizar berharap kepada petugas haji yang sudah mengikuti pelatihan maupun yang belum mengikuti pelatihan baik petugas kloter atupun non kloter Arab Saudi untuk selalu optimis, pihaknya juga sudah menyiapkan beberapa skema pelatihan petugas antara lain mengkombinasikan mekanisme pemberian materi pelatihan dalam bentuk daring secara online dan praktek secara offline. 

“Ada beberapa skema pelatihan petugas haji antara lain kombinasi online dan offline, ada materi yang tidak bisa disampaikan melalui ceramah dan harus praktek, maka itu nanti itu akan kita lalukan menjelang keberangkatan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum PB FKAPHI HM Affan Rangkuti mengapresiasi Dirjen PHU Nizar yang telah memberikan arahannya terkait informasi penyelenggaraan haji terkini, sehingga para pegiat haji yang berada di daerah dapat memberikan informasi dan edukasi perhajian kepada masyarakat.

Affan juga berharap, para pengurus FKAPHI menjadi pribadi yang sangat peduli dengan haji serta mampu melakukan pengelolaan manajemen yang bersentimen negatif kepada haji.

“Wajib hukumnya bagi kita untuk memberikan pengarahan dan penyejukan kepada pihak-pihak tersebut agar tidak berbicara sembarangan yang nantinya dapat melakukan penodaan yang tidak baik bagi bangsa khususnya bagi umat Islam,” pungkasnya.

Sebagai informasi, diskusi ini digagas Pengurus Besar Forum Komunikasi Alumni Petugas Haji Indonesia (PB FKAPHI) dengan menghadirkan narasumber langsung Dirjen PHU Nizar serta dihadiri oleh para pengurus FKAPHI baik pengurus besar maupun pengurus wilayah dan Kasi PHU kabupaten kota.

Recent Posts

Lewat Edu Tani Kementan Perkenalkan PMAAS untuk Dongkrak Produksi Padi

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) memperkenalkan Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PMAAS) melalui Edu…

7 jam yang lalu

Menteri Agama Ajak Masyarakat Jabodetabek Hadiri Doa Kebangsaan 1 Agustus di Monas

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak masyarakat, khususnya di wilayah Jabodetabek, untuk menghadiri…

10 jam yang lalu

Pembangunan Rumah Ke-1 Type 36 Semi Permanen TMMD Ke-129 Kodim 1807 Capai 68 Persen

MONITOR, Sorong Selatan – Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 TA 2026 Kodim…

11 jam yang lalu

Kemenperin Tumbuhkan Wirausaha Baru Industri di Kawasan Transmigrasi

MONITOR, Kementerian Perindustrian proaktif mendukung pengentasan kemiskinan melalui pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) berbasis…

11 jam yang lalu

Perputaran Dana Judol Turun, Waka Komisi I DPR Dorong Penanganan Makin Disiplin

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR, Sukamta menyambut baik tren penurunan perputaran dana…

12 jam yang lalu

Kemenperin dan UNIDO Percepat Transformasi Kawasan Industri Hijau

MONITOR, Jakarta - Kawasan industri kini tidak lagi dinilai hanya dari kelengkapan infrastruktur atau kemudahan…

18 jam yang lalu