BERITA

RUU Omnibus Law Ditolak, DPR Minta Massa ‘Gejayan Memanggil’ Tertib Unjuk Rasa

MONITOR, Jakarta – Rancangan undang-undang (RUU) Omnibus Law terus mendulang penolakan dari berbagai pihak. Tepatnya hari ini, Senin (9/3), sejumlah elemen masyarakat di Gejayan, Jogjakarta melakukan aksi unjuk rasa menolak RUU tersebut.

Aksi ‘Gejayan Memanggil’ ini pun menuai sorotan dari Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad. Ia mengatakan, aksi tersebut bukan kali pertama digelar. Sebelumnya, saat aksi penolakan Revisi UU KPK, massa juga menggelar aksi serupa.

“Kalau unjuk rasa yang dilakukan di Gejayan ini kan bukan baru pertama kali. Tempo hari waktu revisi UU KPK juga begitu,” ujar Dasco di komplek Parlemen Senayan Jakarta, Senin (9/3).

Tak hanya Aksi Gejayan di Jogjakarta, beredar pula informasi aksi unjuk rasa penolak RUU tersebut juga akan dilakukan di depan Gedung DPR RI, Senayan Jakarta Pusat.

Terkait aksi unjuk rasa ini, Dasco menyampaikan pihaknya akan terus terbuka kepada masyarakat serta akan mendengarkan aspirasi lewat kegiatan reses.

“Pada prinsipnya kita mempersilakan semua unsur dari masyarakat untuk mengemukakan pendapat yang dijamin oleh UU. Namun dalam periode kali ini, DPR akan lebih terbuka, nanti kita akan waktu reses kita persilakan kepada unsur masyarakat tersebut yang menyatakan keberatan tetapi juga mungkin memberikan usulan-usulan terhadap perbaikan pasal dari omnibus law cipta kerja ini,” terang Politikus Gerindra ini.

Ia pun menghimbau kepada masyarakat agar melakukan aksi unjuk rasa dengan tertib dan damai.

“Ya kalau di demo itukan aksi unjuk rasa ini ya harus juga memperhatikan dampak terhadap masyarakat sekitar, sehingga yang imbauan untuk tertib itu harusnya tidak usah lakukan, karena aksi unjuk rasa, pengujuk rasa, bersikap dewasa itu biasanya sudah memperhatikan aspek-aspek soal ketentraman kemudian ketertiban dan lain-lain,” imbuhnya.

Recent Posts

Jasa Marga Optimalkan Respons Real-Time melalui One Call Center 133

MONITOR, Jakarta - Menjelang mobilitas masyarakat yang diprediksi akan meningkat pada periode libur sekolah pada…

22 menit yang lalu

PHK Capai 23 Ribu Orang, Komisi IX DPR Singgung Program JKP Harus Jadi Instrumen Perlindungan Pekerja

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyampaikan keprihatinan atas meningkatnya…

46 menit yang lalu

Bantu Daerah dengan Fiskal Lemah, Legislator Dorong Anggaran PPPK Penuh dan Paruh Waktu Dibiayai APBN

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI, Muhammad Khozin mendorong agar Pegawai Pemerintah dengan…

2 jam yang lalu

Kemenperin Siapkan Talenta Industri 4.0 Menuju WorldSkills ASEAN 2027

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian proaktif meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) industri sebagai fondasi…

2 jam yang lalu

Sambut Baik Moratorium SPPG Baru, Waka Komisi IX DPR Dorong Transformasi Dapur MBG Berbasis Sekolah

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR, Charles Honoris menyambut baik keputusan Badan Gizi…

3 jam yang lalu

Komisi VIII DPR Dukung Aturan Tegas Blokir Konten LGBT di Media Sosial

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko, memberikan respons positif dan…

4 jam yang lalu