PARLEMEN

Politikus Golkar Klaim Omnibus Law Cipker Langkah Antisipasi Dampak Ekonomi Global

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo menghimbau agar semua elemen bangsa dapat mendukung upaya antisipasi pemerintah melalui konsep penyederhanaan regulasi Omnibus Law Cipta Kerja (Cipker).

Terlebih, sambung dia, dengan kondisi global terkait dengan penyebaran virus Corona atau COVID-19 yang diperkirakan akan berdampak pada perekonomian nasional.

“Untuk itu hendaknya antisipasi dan sikap cepat tanggap dari pemerintah untuk mengusulkan terobosan penyerderhanaan regulasi melali Omnibus Law Cipta Kerja harus kita sikapi secara positif dan harus kita dukung,” kata Firman, di Jakarta, Minggu (1/3).

Dikatakan dia, sejumlah acara internasional yang rencananya akan digelarterancam banyak yang dibatalkan. Seperti, Jerman membatalkan ITB Berlin 2020 (event pariwisata terbesar di dunia) yang akan digelar pada 4-8 Maret 2020. US juga membatalkan pertemuan US-ASEAN Summit.

“Dengan dibatalkannya acara-acaea besar seperti ini pasti akan membawa dapak terhadap perekonomian dunia,” ujarnya.

Politikus senior Golkar itu berpandangan bahwa dampak ekonomi global akan sangat berpengaruh terhadap perkonomian nasional.Kalau pemerintah bersama DPR tidak merespon cepat akan sangat berdapak negatif tehadap perkonomian nasional.

“Dapat berpeluang PHK besar-besaran,dampak terhambatnya industri manifaktur, karena terjadinya penghentkan transaksi dagang expor import ke berbagai negara-negara tertentu,” ujarnya.

“Karena itu saya mendesak kepada semua pihak untuk segera melakukan pembahasan dan menyelesaiakan pembahasan RUU Cipta Kerja dan menanggalkan ego masing-masing serra mendukung sikap cepat pemerintah melakukan upaya penyelamatan ekonomi nasional yang terancam dari dampak dan gejolak ekonomi global dan virus Corona ini,” pungkas Firman.

Recent Posts

Kemenag Pastikan Penyaluran Zakat Ramadan 1447 H Lebih Tepat Sasaran

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) memastikan distribusi zakat nasional sesuai dengan ashnaf dan semakin…

2 jam yang lalu

Kinerja APBN Januari 2026 Solid, Sinyal Ekonomi Makin Pulih

MONITOR, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan realisasi APBN hingga 31 Januari…

8 jam yang lalu

Soroti Impor 105 Ribu Mobil India, DPR: Industri Otomotif Kita Sedang Lesu

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VI DPR RI Darmadi Durianto mempertanyakan kebijakan impor 105 ribu…

10 jam yang lalu

Kemenag Targetkan Rp4,5 Triliun BOP RA dan BOS Madrasah Swasta Cair Sebelum Lebaran 2026

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menargetkan dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Raudhatul Athfal (RA) dan…

12 jam yang lalu

Percepat Akses Pembiayaan UMKM Sumut, Kementerian UMKM Gelar Akad Massal KUR

MONITOR, Pematang Siantar - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat akses pembiayaan bagi…

13 jam yang lalu

Kemenag Segera Bentuk Ditjen Pesantren, Kelola 42 Ribu Pontren Lebih

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) terus mempersiapkan pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren. Ini akan…

16 jam yang lalu