Pemilihan Ketua DPD Golkar Jakarta Diprediksi Bakal Aklamasi

Calon Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golongan Karya (Golkar) DKI Jakarta Ahmed Zaki di kantor DPD I Partai Golkar DKI Jakarta (dok: Asep Saefuddin)

MONITOR, Jakarta – Bursa pemilihan Calon Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golongan Karya (Golkar) DKI Jakarta diprediksi bakal berlangsung secara aklamasi. Pasalnya hingga hari terakhir pendaftaran, panitia hanya menerima pendaftaran dari satu calon.

Calon yang dimaksud yakni Ahmed Zaki Iskandar, yang kini menjabat sebagai Bupati Tangerang sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Tangerang.

“Alhamdulillah saya barusan mendaftarkan diri sekaligus menyerahkan berkas kepada panitia pendaftaran,” ujar Ahmed Zaki di kantor DPD I Partai Golkar DKI Jakarta, di Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (28/2).

Widget Situasi Terkini COVID-19



Dia menyatakan siap memimpin Golkar DKI untuk mengembalikan kejayaan di era sebelumnya. Selama tiga bulan terakhir, Zaki telah menyambangi seluruh DPD II di Jakarta dan sekitarnya.

“Pada kunjungan tersebut, saya dapat menyimpulkan bahwa seluruh DPD II akan mendukung pencalonan diri saya,” ujar Zaki didampingi Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta Basri Baco.

“Jika terpilih sebagai Ketua DPD I saya akan menggalang seluruh kader agar semua solid dan pada Pemilu 2024 targetnya bisa meraih 20 atau 22 kursi DPRD,” tambahnya.

Ketua Panitia Pendaftaran Muhammad Anwar menyatakan, masa pendaftaran calon ketua ditutup pada Jumat (28/2/2020), jam 21.00. “Sebelumnya kami sudah menerima pendaftaran dari salah satu calon yakni Muslim Jaya Butar Butar namun pada akhirnya dia mundur atas kemauan sendiri. Dengan demikian, panitia hanya menerima pendaftaran dari calon tunggal yakni Pak Zaki,” ujarnya

Pemilihan ketua, lanjut Anwar, akan dilakukan pada Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar selama dua hari pada Sabtu – Minggu (29 Februari – 1 Maret), di kantor DPD I Partai Golkar DKI Jakarta.

“Dengan demikian pemilihan akan berlangsung secara musyawarah atau aklamasi,” pungkasnya.