MEGAPOLITAN

Tekan Angka Penunggak Pajak Kendaraan, Samsat Cinere Gelar Razia

MONITOR, Depok – Samsat Cinere Depok menggelar razia gabungan bersama Satlantas Polres Metro Depok, Polisi Militer dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok.

Kepala Seksi Pendataan dan Penempatan Samsat Cinere, Rina Parlina mengatakan giat Razia gabungan tersebut ditujukan untuk menekan angka penunggak pajak kendaraan di Kota Depok. Kegiatan dilaksanakan di Jalan Raya Mukhtar, Sawangan, RM Tirtarasa, Rabu (12/2).

“Ya ini operasi gabungan tingkat Polres untuk triwulan I. Ini rutin dilaksanakan oleh Samsat Cinere. Kita target 600 sampai 700 lebih kenderaan yang kita periksa kelengkapannya,” katanya saat di temui di lokasi razia, Rabu (12/2).

Rina mengatakan, pengendara yang terjaring belum membayar pajak langsung ditindak di tempat.

“Pengendara terjaring belum bayar pajak langsung di sidak di tempat. Jadi pada saat dia nggak bayar, disarankan bayar ditempat, kita siapkan sampling, asalkan sesuai KTP sama STNK. Yang kedua kalau tidak sanggup bayar diberikan surat pernyataan pembayaran yang terdaftar di Samsat Cinere,” ujarnya.

Rina menjelaskan, selama giat berlangsung, pihaknya akan fokus memeriksa kelengkapan surat kenderaan hingga KIR.

“Yang diperiksa kenderaan yang belum bayar pajak, terus kelengkapan dokumen untuk kenderaan diantaranya SIM dan STNK dan juga KIR untuk kenderaan angkutan umum (angkot),” jelasnya.

Lebih lanjut, Rina mengatakan sampai saat ini kenderaan yang menunggak pajak di Kota Depok masih tinggi.

“Kenderaan yang menunggak itu 38 persen, banyak sekali untuk kota Depok. Datanya yang ada di Samsat Cinere itu 38 persen dari 401000 kenderaan. Yang menunggak itu kira-kira 120.000 kenderaan,” katanya.

“Kita targetkan angka penunggak pajak turun dibawah 30 persen,” pungkasnya.

Sementara itu Kanit Turjawali Satlantas Polres Metro Depok Iptu Fitri mengatakan dalam Operasi Gabungan tersebut terjaring 106 pengendara yang tidak memiliki SIM (tidak aktif) dan 76 pengendara ditegur untuk bayar pajak.

“Kegiatan ini akan berlangsung selamanya tiga hari,” katanya.

Recent Posts

Muktamar NU Memanas; 9 Ulama Jadi Penentu, Hery Haryanto Azumi Berpeluang jadi Jalan Tengah

MONITOR, Jombang - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama memasuki fase krusial. Konfigurasi kepemimpinan PBNU periode 2026–2031…

10 jam yang lalu

Kasus Yogi Mentawai: Ombudsman Dorong Negara Kedepankan Pembinaan

MONITOR, Jakarta - Ombudsman Republik Indonesia menaruh perhatian terhadap perkara Yogi Gilang Arya Setia, warga…

1 hari yang lalu

Kuasa Hukum UIN Jakarta: Penataan SIP Pamulang Bagian dari Pengamanan Aset Negara

MONITOR, Jakarta - Kuasa Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Alwanih, S.H., M.H., menegaskan penataan dan…

1 hari yang lalu

Jelang ESDP 2027, Kemnaker dan IM Japan Perkuat Kesiapan Peserta Pemagangan Indonesia

MONITOR, Tokyo – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama International Manpower Development Organization (IM Japan) membahas kesiapan…

2 hari yang lalu

Menteri UMKM Pastikan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana Sumatera Tepat Sasaran

MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman memastikan Bantuan Presiden…

2 hari yang lalu

Danantara Indonesia Tinjau Integrasi Tiga Pilar Layanan Jasa Marga untuk Tingkatkan Customer Experience

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat integrasi tiga pilar layanan, yaitu layanan preservasi,…

2 hari yang lalu